Ngawi

Lagi, Satpol PP Tutup Paksa Karaoke Bodong

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Satpol PP kembali menutup paksa salah satu karaoke ilegal di Ngawi. Kali ini, korps penegak perda giliran menyasar Kafe Pikachu, Desa/Kecamatan Jogorogo. ‘’Kami tutup karena terbukti melakukan kegiatan karaoke tanpa izin,’’ kata Kepala Satpol PP Ngawi Eko Heru Tjahjono Rabu (9/9).

Penutupan kafe pada Selasa malam (8/9) tersebut bermula dari laporan warga yang menyebutkan bahwa kafe masih menyediakan fasilitas tempat hiburan malam (THM) berupa karaoke meski belum mengantongi izin dari pemkab setempat. ‘’Setelah kami cek ternyata benar. Dari sembilan room (kamar, Red), ada dua yang beroperasi waktu itu,’’ ungkapnya.

Tanpa pikir panjang, pihaknya langsung mengamankan sejumlah pengunjung maupun pemandu lagu (PL) dalam room tersebut. Petugas satpol PP juga menyita sejumlah peralatan karaoke di tempat tersebut. ‘’Tadi (kemarin, Red) pemiliknya sudah datang ke sini. Tapi, selama usaha itu belum berizin, tidak akan kami kembalikan,’’ tegasnya.

Pihaknya baru melakukan penyegelan jika pemilik usaha tidak memiliki iktikad baik untuk mengurus perizinan. ‘’Kalau tidak ada niat menaati peraturan, ya akan kami tutup,’’ ancamnya.

Sekadar diketahui, selama pandemi Covid-19 sedikitnya tiga THM ilegal ditutup paksa satpol PP. Pertama King Hall Live Music and Resto, disusul Rumah Kaca, dan yang terbaru Kafe Pikachu. ‘’Masih banyak karaoke lain di Ngawi yang diduga ilegal. Tapi, belum bisa ditertibkan karena belum cukup bukti,’’ ujarnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close