Ponorogo

Lagi Butuh Uang, Seorang CJH Tarik BPIH

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Dari ratusan calon jamaah haji (CJH), baru seorang yang mengajukan pengembalian biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH)-nya. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo masih membuka pintu untuk yang lain. ‘’Baru diajukan Kamis lalu,’’ kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ponorogo Tohari Senin (22/6).

Rencananya, tahun ini ada 507 CJH dari Bumi Reyog yang akan berangkat ke Tanah Suci. Namun, karena Arab Saudi masih menghadapi pandemi Covid-19, pemerintah setempat membatalkan penyelenggaraan haji.

Tohari menjelaskan, seorang CJH tersebut menarik kembali BPIH-nya lantaran sedang butuh uang (BU) sangat mendesak. ‘’Beliau daftar sejak 2012. Dalam hati kecilnya, tidak ingin menarik BPIH. Tapi, karena kebutuhan mendesak akhirnya mengajukan pengembalian,’’ ungkapnya.

Proses pengembalian BPIH, lanjut Tohari, dilakukan secara cepat. Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim memberi tenggat 14 hari dana sudah harus dicairkan sejak pemohon mengajukan pengembalian. Sementara, bagi CJH yang tidak mengajukan pengembalian, otomatis masuk daftar pemberangkatan tahun depan. ‘’Selebihnya, kami menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close