Ponorogo

Kurva Kasus Covid-19 di Ponorogo Belum Juga Melandai

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Kurva kasus terkonfirmasi Covid-19 di Ponorogo belum melandai. Minggu (26/7) bertambah tiga kasus baru lagi. Sehingga, total jadi 185 kasus. ‘’Ketiga kasus baru ini bisa dibilang imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar kota,’’ kata Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni.

Tambahan pertama atau pasien 183, perempuan 41 tahun asal Tumpuk, Sawoo, pekerja di Surabaya. Di Kota Pahlawan, dia rapid test dan reaktif. Lantas pulang untuk uji swab. Hasilnya terkonfirmasi Covid-19. Lima orang kontak erat. Pasien 184, perempuan 25 tahun asal Kesugihan, Pulung. Juga baru pulang dari Surabaya sepekan lalu. Atas kesadaran sendiri rapid test dan reaktif. Setelah swab hasilnya positif.

Sementara pasien 185 laki-laki 55 tahun asal Ronowijayan, Siman. Punya riwayat perjalanan dari Nganjuk dan Surabaya. ‘’Pekan lalu, karena sakit dia periksa, ternyata ada gejala Covid-19 sehingga di-swab. Hari ini (kemarin, Red) hasilnya positif,’’ jelasnya.

Di sisi lain, pasien sembuh bertambah delapan orang. Empat di antaranya dari klaster Ronowijayan. Sementara, empat lainnya dari Ngebel, Balong, Slahung, dan Sambit. ‘’Dengan masih adanya imported case, saya ingatkan lagi pentingnya saling menjaga dan kompak dalam menangkal Covid-19,’’ ujarnya.

Saat ini, dua mesin polymerase chain reaction (PCR) telah tersedia di Ponorogo. Jika sudah difungsikan, pemeriksaan spesimen lebih cepat. ‘’Apalagi, spesimen yang belum diperiksa banyak karena kapasitas di laboratorium pemerintah penuh, mengingat ada lonjakan kasus di berbagai daerah,’’ kata Ipong. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close