Madiun

Kurangi Polusi, Anak Muda Madiun Produksi Sepeda Listrik Custom

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program bebas polusi dengan mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor makin digalakkan. Terakhir, sejumlah anak muda Madiun yang tergabung dalam tim kolaborasi Budi Purnomo Soemadi melakukan pengurangan polusi melalui pengenalan penggunaan sepeda listrik buatan lokal.

Kampanye penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya. Dalam perjalanan menuju ke Gedung Taman Praja, pria yang karib disapa Yayak ini mengendarai sendiri sepeda listrik prototipe buatan Budi Purnomo, Henrika Baskara, Tori dan Nurcahyo itu dari rumahnya di Jalan Salak.

Yayak yang selaku founder mengatakan biaya produksi sepeda listrik itu mencapai Rp 16 juta dengan model custom. Sementara, proses produksi memakan waktu sampai 2 bulan. “Sepeda ini digerakkan dengan lithium baterai berdaya 4 volt 10 ampere,” katanya.

Sepeda bercat hitam dan memakai kombinasi handle bar MTB tersebut mempunyai jarak tempuh 25 km dalam sekali isi baterai. Untuk kecepatannya, sepeda yang dilengkapi dengan dobel cakram itu bisa melaju sampai 50 km per jam. “Waktu pengisian baterai sekitar 4 jam. Sepeda ini juga dilengkapi dengan dinamo berkapasitas 350 watt serta lampu LED 5 volt,” terang Yayak.

Soal nama, Yayak mengaku belum bisa menyebutkan. Karena sepeda itu baru saja selesai diproduksi. Penentuan nama sepeda bakal dibahas lebih lanjut berasama dengan tim builder. “Ke depan kami akan sosialisasikan ke wali kota. Dengan harapan ada dukungan produksi dari pemkot untuk pengembangan sepeda listrik tersebut,” jelasnya. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close