Mejayan

Kuota CPNS 2019 Kabupaten Madiun Naik 11 Formasi

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Pemerintah pusat bermurah hati menambah kuota formasi rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 Kabupaten Madiun. Pemkab mendapat jatah membuka 360 lowongan. Jumlah tersebut naik 11 dari 349 formasi pada rekrutmen tahun sebelumnya. ‘’Tapi tidak ada alokasi untuk P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, Red),’’ kata Sekdakab Madiun Tontro Pahlawanto Jumat (1/11).

Sebanyak 360 formasi itu terbagi tiga kelompok. Yakni, tenaga pendidik, tenaga medis, dan teknis meliputi informatika dan infrastruktur. Dominasi kuota terbanyak sama seperti tahun lalu, yakni guru dan perawat. Alokasi tersebut menyesuaikan terhadap urusan prioritas dan sifatnya mendesak. ‘’Meski belum mencukupi kebutuhan, tapi yang ada itu yang ditindaklanjuti,’’ ujarnya.

Ihwal pelaksanaan rekrutmen, Tontro masih menunggu pedoman teknis dari Kemen PAN-RB. Saat ini lembaganya belum menerima informasi resmi dari pemerintah pusat, perihal kapan pendaftaran dibuka. Juga, mekanisme seleksi yang tahapannya dibagi dua. Yakni, akhir tahun khusus untuk pendaftaran dan tahun depan pelaksanaan seleksinya. ‘’Rapat-rapat pembahasan hal teknis masih berlangsung,’’ ucapnya.

Tontro mengatakan, anggaran CPNS kali kedua pasca moratorium lima tahun lalu itu sudah diusulkan dalam perubahan APBD (P-APBD) 2019. Akan tetapi ternyata ada perubahan pelaksanaan yang dibagi dalam dua tahun berbeda. Dia belum bisa berkomentar ihwal imbas kebijakan baru tersebut. ‘’Kami menunggu keputusan resminya saja,’’ ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Madiun Endang Setyowati mengungkapkan, pedoman teknis CPNS masih dirapatkan bersama di Semarang, Jawa Tengah, kemarin. Dia janji memberi tahu hasilnya dan detail formasi setelah pertemuan itu selesai. ‘’Menunggu hasil dari Semarang,’’ ucapnya. (cor/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button