Ponorogo

Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19, Belasan Warga Dites PCR, Puskesmas Babadan Di-Lockdown

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Pelayanan di Puskesmas Babadan dihentikan sementara. Persoalannya karena terdapat tenaga kesehatan (nakes) yang positif Covid-19. Temuan kasus itu berawal dari aktivitas pemulasaran jenazah pasien Covid-19 oleh warga di Desa Pondok tanpa menerapkan protokol kesehatan. ‘’Sudah kami lakukan testing terhadap 18 orang di Pondok dengan rapid antigen. Dilanjutkan swab PCR untuk memastikan hasilnya,’’ terang Sekda Ponorogo Agus Pramono, Rabu (9/6).

Terpisah, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko membenarkan tingkat persebaran Covid-19 yang belakangan meningkat. Dia memberikan perhatian serius pada nakes yang ikut terpapar lantaran berkaca pada ledakan kasus Covid-19 di Bangkalan. Bupati merasa terpukul lantaran garda terdepan pelayanan kesehatan itu kembali harus menjadi korban pandemi.

‘’Saya berharap para nakes lebih berhati-hati. Untuk masyarakat yang mengalami gejala sakit mengarah ke Covid-19 atau memiliki riwayat perjalanan luar daerah dan memiliki kontak erat dengan pasien positif harus jujur. Jangan pertaruhkan nyawa tenaga kesehatan,’’ pinta Sugiri. (mg4/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button