AdvertorialMagetan

Kuatkan KIM Tangkal Merebaknya Hoaks

Diskominfo Magetan Gencar Berikan Pembinaan Bertahap

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran strategis sebagai media penyampai informasi atau kebijakan pemerintah ke mayarakat luas. Pembinaan terus dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Magetan agar keberadaan KIM semakin kuat di tengah masyarakat. Apalagi, di tengah mudahnya akses informasi dan merebaknya hoaks. ‘’Supaya informasi yang beredar di tengah masyarakat itu akurat,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.

Kepala Diskominfo Magetan Saif Muchlissun mengatakan, KIM tak hanya menyebarkan informasi kepada masyarakat luas. Melainkan juga mampu menjembatani dan menampung aspirasi masyarakat melalui media informasi dan komunikasi tersebut. KIM sebagai mitra dari Diskominfo Magetan turut serta dalam menyebarluaskan informasi publik dalam rangka penyelenggaraan tata pemerintahan yang baik, bersih, profesional, dan adil. ‘’Ikut memberikan pelayanan informasi yang berbasis teknologi,’’ ujarnya.

PEMBUKAAN: Sekretaris Diskominfo Magetan Joko Waluyo saat membuka pelatihan KIM, 10 Desember lalu.

Muchlis menambahkan, pemberdayaan masyarakat ditujukan meningkatkan kesadaran atas informasi. Yakni, sebagai suatu sumber pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan mengakses informasi dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi informasi. Pasalnya, tak sedikit oknum tak bertanggung jawab yang menyalahgunakan kemajuan IT. ‘’Kemajuan teknologi ini harus dimanfaatkan untuk hal-hal positif,’’ tuturnya.

Diakui Muchlis, pembinaan terhadap KIM akan terus dilakukan secara bertahap. Pada 10 Desember lalu sudah dilakukan pelatihan. Yakni, dengan mengundang perwakilan masing-masing kecamatan. Pihak kecamatan menjadi perantara diskominfo dalam menyampaikannya kepada masing-masing desa. Diskominfo juga berhasil menggelar JKF 2019 Jatim Kominfo Festival. Pesertanya 38 kota/kabupaten se-Jatim pada Oktober lalu. Bintang tamu Didi Kempot dan Nufi Wardana pun dihadirkan. ‘’Setelah pelaksanaan pelatihan, KIM yang semula tidak begitu aktif menjadi aktif kembali, yang aktif makin aktif,’’ pungkasnya. (bel/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close