Magetan

Kriteria PPKM Mikro Ditentukan Jumlah Tempat Tinggal

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Bukan perkara mudah merumuskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro. Pemkab Magetan masih harus berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa untuk menentukan zona epidemiologi Covid-19 kabupaten ini.

Sebelum kebijakan pembatasan yang menitikberatkan wilayah di tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) itu diterapkan. ‘’Karena ada kriteria tersendiri,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto Senin (8/2).

Kang Woto, sapaan akrab bupati, menyebut, PPKM mikro nantinya tidak diterapkan di 235 desa/kelurahan. Ketentuan itu diberlakukan di desa yang terdapat penderita Covid-19. Penderita minimal tinggal di lima rumah berbeda dalam wilayah satu RT. Hitungan atap rumah itu untuk efisiensi tenaga.

Jika banyak penderita tapi tinggal di satu rumah, desa itu masuk kategori oranye. Beda jika penderitanya sedikit, tapi tersebar lebih dari lima rumah, masuknya zona merah. ‘’Kami akan bahas lagi,’’ ujarnya. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button