features

Krisna Setya Budi, Wakil Ngawi Kibarkan Bendera Pusaka di Gedung Negara Grahadi (1)

Pemuda ini mendapat pengalaman berharga di momen HUT Ke-76 RI pada 17 Agustus lalu. Dia didapuk sebagai komandan pasukan 17 di pasukan pengibar bendera (paskibra) di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

LODITYA FERNANDEZ, Jawa Pos Radar Ngawi

PERASAAN Krisna Setya Budi tidak tenang kala berada di aula Islamic Centre Surabaya, 27 Juli lalu. Dag-dig-dug menunggu pengumuman 76 pelajar terpilih sebagai pasukan pengibar bendera (paskibra) yang bertugas pada upacara peringatan HUT Ke-76 RI. ‘’Rasanya senang sekaligus bangga ketika nama saya dipanggil,’’ kata Krisna.

Krisna satu dari dua wakil Ngawi yang dipanggil Pemprov Jawa Timur untuk menjadi pasukan pengibar Sang Saka Merah Putih. Pelajar kelas XII salah satu SMK negeri itu mengikuti pemusatan pelatihan selama 12 hari. Kegiatan itu dilakukan bersama puluhan personel lain dari 37 daerah se-Jatim. ‘’Ada latihan fisik dan PBB (peraturan baris-berbaris, Red). Juga diberi materi wawasan kebangsaan dan motivasi,’’ ujar warga Desa Warukkalong, Kwadungan, tersebut.

Krisna kembali gelisah dua hari menjelang pelaksanaan upacara. Sebab, hari itu adalah pengumuman pembagian pasukan inti dan cadangan. Namun, begitu namanya disebut, putra pasangan Wasiran dan Sumilah itu berubah girang. ‘’Saya menjadi komandan pasukan 17 (pemandu, Red). Bangganya luar biasa,’’ ungkapnya.

Ketika hari H, Krisna sempat mengeluarkan keringat dingin. Kakinya lemas. Dia deg-degan ketika bertatap muka dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan para petinggi lain yang dikaguminya. ‘’Perasaannya tidak bisa digambarkan,’’ ucap pemuda yang bercita-cita menjadi prajurit TNI Angkatan Laut itu. *(cor/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button