Madiun

Krisis Siswa Sembilan Lembaga

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Jumlah SMAN di Kabupaten Madiun yang pagunya tidak terpenuhi dalam PPDB 2020/2021 bertambah menjadi sembilan. SMAN 2 Mejayan dan 1 Geger menyusul tujuh lembaga pendidikan yang tidak sanggup mengisi penuh jatah kursi.

Sebelumnya, hasil pendaftaran tiga gelombang, total pagu kedua lembaga itu terpenuhi. Masing-masing 315 dan 350. Pengurangan terjadi saat daftar ulang selama dua hari yang berakhir Selasa lalu (30/6). ‘’Yang penuh hanya SMAN 1 Mejayan,’’ kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala SMAN (MKKS) Kabupaten Madiun Tejo Sasono Rabu (1/7).

Satu pendaftar di SMAN 1 Mejayan dan 10 di SMAN 1 Geger tidak melakukan registrasi. Menyikapi krisis siswa di sembilan SMAN itu, MKKS menggelar rapat kemarin. ‘’Sampai tahun ajaran baru nanti, kami berharap sekolah masih bisa menerima siswa untuk memenuhi pagu. Terutama yang kekurangannya banyak,’’ tuturnya.

Menurut Tejo, hal buruk dalam proses pembelajaran bakal terjadi bila SMAN dilarang menerima pendaftar susulan. Salah satunya, lulusan SMP tinggal di wilayah utara yang belum mendapatkan sekolah. Di kawasan itu, tidak ada SMA swasta. Sehingga, anak bakal kesulitan mencari sekolah. ‘’Hari ini (kemarin, Red) kami sudah menyerahkan data jumlah kekurangan setelah daftar ulang berakhir, ke Cabdindik Jatim Wilayah Madiun,’’ ujarnya seraya mengaku tidak mengantongi data akhir calon siswa pascadaftar ulang.

MKKS sepakat menampung lebih dulu pendaftar tambahan menjelang masuknya tahun ajaran baru. Sembari menunggu kepastian diperbolehkan tidaknya mempermanenkan dari Pemprov Jatim.

Tejo mengungkapkan, para kepala sekolah menyiapkan rencana B bila pemprov tidak mengizinkan. Yakni, memutar jadwal mengajar guru dari satu sekolah ke lainnya. Langkah untuk memenuhi keterpenuhan jam mengajar itu sudah dibahas. Dia tidak tahu jumlah guru yang harus nomaden dalam mengajar. ‘’Tidak terlalu signifikan karena banyak guru yang pensiun,’’ katanya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close