Advertorial

Kreativitas Kelompok KKNT 52 saat Pandemi Covid-19

Meramu Jeruk Nambangan Jadi Minuman Sehat

MADIUN, Jawa Pos Radar MadiunKreatif di tengah pandemi Covid-19 ditunjukan para mahasiswa Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) yang menjadi peserta Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT). Mereka yang tergabung dalam kelompok 52 meramu jeruk menjadi minuman kaya vitamin C. ‘’Minuman yang kami bernama Orange Benefit (Orfits) ini dapat meningkatkan imunitas tubuh dan bisa terhindari dari Covid-19,’’ ujar Ketua KKNT Kelompok 52 Reza Fachurrohman.

Orfits merupakan inovasi dengan memanfaatkan Jeruk Nambangan yang diproduksi menjadi minuman smoothies. Mereka memanfaatkan jeruk jenis ini karena Desa Babadan Lor, Kecamatan Balerejo merupakan tempat tim KKNT Kelompok 52 melakukan pengabdian merupakan salah satu desa penghasil Jeruk Nambangan. ‘’Jeruk yang mirip dengan jeruk pomelo ini hampir dapat dijumpai di setiap rumah warga di Desa Babadan Lor,’’ jelasnya.

Banyaknya manfaat yang terdapat dalam Jeruk Nambangan yang membuat minuman Orfits kaya nutrisi. Pun diharapkan inovasi ini dapat dikembangkan masyarakat Desa Babadan Lor menjadi suatu peluang usaha yang dapat membantu perekonomian bagi masyarakat desa. Tidak hanya itu, para mahasiswa ini juga memberikan pelatihan mengolah Jeruk Nambangan menjadi minuman   smoothies. ‘’Dari inovasi yang diberikan  ini, kami berharap masyarakat mampu memproduksi smoothies dengan bahan utama Jeruk Nambangan,’’ terangnya.

Anggota KKNT kelompok 52 Thomas Alva Edison menambahkan, KKNT yang dilaksanakan  mulai 5 Januari hingga 15 Februari  melakukan beberapa program kerja (proker) lainnya.  Proker tersebut merupakan bagian upaya pencegahan Covid-19 seperti pelatihan pembuatan handsanitizer, penyemprotan disinfektan, cek kesehatan lansia, membagikan masker dan handsanitizer, bekerja sama dengan kader posyandu membagikan makanan tambahan untuk balita. Pihaknya juga membantu pengurusan Surat Izin Usaha Pedagangan (SIUP)  dan promosi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). ‘’Kami juga membantu membuat website desa, pendataan inventaris desa, pendataan warga, menghidupkan kembali perpustakaan desa. Semoga pengdian kami bisa bermanfaat bagi masyarakat di Desa Babadan Lor,’’ pungkasnya. (afi/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close