Madiun

Kota Ramah Anak, Manjakan dengan Lajur Sepeda dan Wifi Gratis

MADIUN – Temuan anak berhadapan hukum di Kota Madiun paling rendah dibanding daerah lain di Madiun Raya. Itu tidak terlepas dari upaya pemerintah kota (pemkot) setempat. Terutama dalam menyediakan berbagai fasilitas umum untuk menciptakan kota ramah anak. Hal itu perlu lebih ditingkatkan demi anak-anak.

Wakil Wali (Wawali) Kota Madiun Inda Raya meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk lebih meningkatkan kinerja demi membangun kota ramah anak. Itu sesuai dengan yang disampaikan Wali Kota Madiun Maidi. ’’Seperti dawuh-nya Pak Wali, seluruh OPD harus bersinergi dengan baik untuk membangun kota ramah anak,’’ kata Inda.

Dia menjelaskan, berbagai upaya telah ditempuh untuk mewujudkan cita-cita itu. Salah satunya kepedulian pemkot terhadap keselamatan anak di jalan raya. Yakni, dengan membangun lajur sepeda di jalan protokol jantung kota. ’’Itu salah satu bentuk bahwa kami sangat peduli dengan anak-anak,’’ ujarnya.

Keberadaan lajur tersebut dapat dimanfaatkan oleh anak bawah umur yang belum mengantongi surat izin mengemudi (SIM). Khususnya para pelajar yang hendak ataupun pulang sekolah. Pun dapat menekan angka kejadian laka lantas yang melibatkan anak.

Selain itu, upaya pengecatan median jalan dengan warna-warni juga dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan ramah anak. Selain di jalanan, fasilitas lain di ruang publik adalah ketersediaan arena bermain untuk anak-anak di taman kota. Itu menandakan bahwa pemkot menjadikan anak sebagai prioritas dalam pembangunan. ’’Dalam keadaan apa pun, anak tetap harus mendapatkan kasih sayang dari keluarga dan pemerintah,’’ tuturnya.

Tidak hanya itu, ketersediaan wifi gratis yang tersebar di beberapa titik tidak terlepas dari bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak. Dengan adanya sarana wifi diharapkan bisa meningkatkan kemampuan literasi anak. Apalagi kemampuan itu dibutuhkan untuk menyongsong masa depan. ’’Ada rencana lain yang juga akan kami terapkan,’’ sambung Inda.

Bahkan, ke depan pemkot bakal merenovasi salah satu sudut tribun Stadion Wilis. Yakni, dengan dicat warna-warni. Serta ada beberapa fasilitas tambahan yang dikhususkan untuk anak-anak. ’’Semoga dapat segera direalisasikan OPD terkait,’’ ucapnya.

Renovasi stadion dilakukan untuk memberi ruang kepada anak-anak. Tribun tersebut khusus digunakan untuk keluarga. Sehingga anak-anak dapat terpisah dari euforia suporter yang berlebihan. Pun anak terbebas dari asap rokok. ’’Jadi, merasa aman dan nyaman mengajak anak-anak nonton bola,’’ ujarnya.

Selain fasilitas, tak kalah pentingnya adalah peran keluarga, khususnya orang tua. Peringatan hari anak nasional, kata Inda, merupakan simbol. Intinya, setiap hari orang tua memperingati hari tersebut dengan memberikan kasih sayang kepada anak. ’’Sebagai seorang ibu harus memberikan kasih sayang ke anak. Intinya, setiap hari semua orang tua harus memperingati hari itu,’’ ucapnya. (mg7/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button