Madiun

Korupsi PBB-P2 Gemarang, Kejaksaan Kantongi Nama Terduga Tersangka

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus dugaan korupsi pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kecamatan Gemarang memasuki babak baru. Diam-diam Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun telah melakukan penyidikan. ‘’Sprindik (surat perintah penyidikan) sudah kami terbitkan 12 April lalu,’’ kata Kepala Kejari Kabupaten Madiun Agung Mardiwibowo Senin (19/4).

Sepekan terakhir, sejumlah orang yang ditengarai masuk dalam pusaran kasus itu dihadapkan ke penyidik kejari. Sprindik itu untuk mengulik dugaan praktik rasuah di tujuh desa. ‘’Sprindik diterbitkan karena telah ditemukan bukti permulaan yang cukup (atas) terjadinya tindak pidana korupsi,’’ jelasnya.

Ada empat orang yang kemarin dicecar sejumlah pertanyaan penyidik kejari. Untuk sementara, kata Agung, potensi kerugian negara diperkirakan sekitar Rp 425 juta. Terdapat oknum pemungut pajak yang mengaku memakai uang Rp 97 juta sampai Rp 100 juta untuk kepentingan pribadi. ‘’Oknum yang melakukan penyelewengan dua orang, nama-namanya sudah ada di kami. Tapi, tunggu perkembangan dulu,’’ ujarnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button