Pacitan

Korupsi Anggaran Desa, Dua Mantan Kades di Pacitan Dibui

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Wasito (mantan Kades Worawari, Tulakan) dan Sukarno (mantan Kades Dersono, Pringkuku) digelandang menuju mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan Kamis (7/10). Usai menjalani pemeriksaan dua jam di ruang seksi pidana khusus (pidsus), dua tersangka korupsi APBDes itu digelandang menuju rutan kelas 1 Cabang Kejaksaan Tinggi (Kejati), Surabaya.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Pacitan Didit Agung Nugroho mengatakan, kedua pesakitan itu disangkakan menilap duit APBDes saat masih menjabat kepala desa (Kades) di wilayahnya masing-masing. ‘’Keduanya kami periksa dari pukul 09.00 sampai 11.00,’’ ujarnya.

Dari pemeriksaan Wasito, penyidik menghimpun 26 barang bukti (BB) berupa surat dan dokumen. Sedangkan dari Sukarno berhasil menghimpun 35 BB yang juga berupa surat dan dokumen. ‘’Keduanya bakal ditahan selama 20 hari ke depan,’’ tegasnya.

Didit menyampaikan, penahanan itu dimaksudkan mempermudah sidang. Sekaligus mencegah potensi melarikan diri atau menghilangkan barang bukti. ‘’Sembari kami pelajari berkasnya. Perkara ini segera disidangkan di Pengadilan Tipikor, Surabaya,’’ paparnya.

Didit memerinci, Sukarno terjerat sejumlah pekerjaan fisik dalam kurun 2016-2017. Akibat perbuatannya, negara mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. Wasito terjerat kasus serupa dalam kurun 2016-2018. Taksiran kerugiannya sekitar Rp 180 juta. Kedua perkara beda desa itu diselidiki kepolisian lalu dilimpahkan ke kejaksaan. ‘’Dua-duanya terkait penyalahgunaan APBDes,’’ pungkasnya. (gen/c1/fin/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button