Madiun

Korona Tunda Keberangkatan 500 Calon Jamaah Umrah

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan penghentian sementara umrah calon jamaah asal Indonesia oleh Pemerintah Arab Saudi terkait merebaknya virus korona berdampak hingga Kota Madiun. Sekitar 500 calon jamaah tertunda keberangkatannya.

Meski begitu, proses administrasi pemberangkatan ratusan calon jamaah itu terus berjalan. Terakhir, mereka menjalani pengecekan kesehatan. ”Yang terpenting jangan panik. Pemerintahan Arab Saudi pasti sudah mempertimbangkan betul kebijakan itu,” kata Kepala Kemenag Kota Madiun Ahmad Munir, Kamis (12/3).

Munir menuturkan, pihaknya telah  mengumpulkan biro-biro umrah di Kota Madiun terkait kebijakan Pemerintah Arab Saudi itu. Mereka diminta memaklumi keputusan itu. ”Menolak kerusakan lebih didahulukan daripada menerima kebaikan. Menolak penyebaran virus lebih penting daripada memaksakan tetap malakukan ibadah umrah,” urainya.

Di sisi lain, dia berharap Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi terus berkoordinasi terkait pelaksanaan ibadah umrah jamaah yang sudah berada di sana. ”Banyak jamaah asal Indonesia yang saat pengumuman (penghentian sementara umrah) sudah berada di Madinah dan Makkah,” ungkapnya.

Arie Juwariah, owner salah satu biro umrah, mengaku memahami keputusan pemerintah Arab Saudi. Pun, dia meminta para calon jamaah bersabar. ”Kami tidak bisa memastikan kapan dapat berangkat. Harus menunggu keputusan pemerintahan selanjutnya,” tegasnya.

Dia menyebut, sejauh ini tidak ada calon jamaahnya yang komplain terkait pengentian sementara umrah. Pun, pihaknya bakal melakukan penjadwalan ulang kelak setelah pemerintah Arab Saudi membuka kembali keran umrah. ”Jamaah tidak perlu khawatir. Tetap berangkat, nanti setelah situasi benar-benar kondisif,’’ ujarnya. (mg3/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button