Magetan

Koordinator Capeg Laporkan LP5N

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Chusnul Rahayu Rahmawati, warga Desa Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mendatangi Mapolres Magetan Rabu (4/3). Pihak yang dilaporkan, Lembaga Pusat Pengendali Pengangkatan dan Pembelanjaan Pegawai Negara (LP5N). Sebab, lembaga tersebut tak kunjung merespons pertanyaannya terkait kelanjutan rekrutmen ratusan calon pegawai (capeg) yang dia koordinasi. ‘’Saya sudah setor uang Rp 750 juta,’’ katanya.

Uang tersebut berasal dari ratusan capeg dari berbagai daerah, termasuk Magetan. Pengumpulan uang dilakukan selama satu tahun terakhir. Uang itu untuk pembinaan dan masuk ke LP5N sebagai persiapan jadi tenaga honorer profesional dengan gaji setara aparatur sipil negara (ASN). ‘’Dijanjikan juga sebagai pegawai negara tapi bukan ASN,’’ terang Ayu, sapaan akrab perempuan ini.

Ayu mengaku menyetorkan uang itu kepada Sultan, warga Kendari, Sulawesi Tenggara. Tak hanya sekali bertemu, duit itu disetor bertahap dengan jumlah berbeda-beda hingga total Rp 750 juta. Pertemuan dilakukan di salah satu hotel di Kecamatan Maospati, Magetan. Bahkan, dia sempat mendapat pengarahan langsung dari pimpinan LP5N Intan Maharani Banyak Wide terkait rencana rekrutmen tersebut.

Namun, sampai saat ini tidak ada respons lagi dari LP5N. Begitu pun Sultan, selalu menghindar setiap dia menanyakan kelanjutan program tersebut. Di sisi lain, dia terus didesak koordinator lain yang juga menyetor uang padanya. Merasa tak nyaman dan ada kejanggalan, dia pun lapor polisi. ‘’Saya laporkan ke Polres Magetan,’’ ujarnya.

Ayu tidak bisa protes. Pasalnya, LP5N tidak memiliki kantor yang jelas. Sehingga, dia tidak bisa mendatangi untuk menanyakan kelanjutan program tersebut. Sementara, dia terus didesak penyetor terkait nasib mereka. ‘’Tidak ada yang bisa menjawab dari pihak LP5N,’’ keluhnya.

Sementara itu, pihak Polres Magetan belum bisa memberikan konfirmasi terkait laporan perempuan tersebut. Ayu juga tidak menjelaskan lebih lanjut terkait laporannya. Apakah sudah diterima penyidik atau bagaimana. Setelah diterima resepsionis, Ayu pun langsung meninggalkan mapolres. (fat/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close