Pacitan

Konsumsi Ikan di Pacitan Naik Signifikan

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Menteri Kelautan dan Perikanan 2014–2019 Susi Pudjiastuti pernah mendengungkan jargon: kalau tidak makan ikan, akan ditenggelamkan. Entah ada efek tidaknya, tren konsumsi ikan di Pacitan mengalami peningkatan selama kepemimpinan perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat, tersebut. Dari 23 kilogram per kapita pada 2015, tumbuh menjadi 31,11 kilogram per kapita empat tahun berikutnya. ‘’Dari tahun ke tahun selalu naik,’’ kata Plt Kepala Dinas Perikanan Pacitan Sumorohadi Kamis (16/1).

Dia menyebut, kenaikan signifikan konsumsi ikan pada 2016. Dari 23 menjadi 30,24 kilogram per kapita. Dua tahun berikutnya, naik 30,34 dan 31,11 kilogram per kapita. Di tingkat provinsi, kabupaten ini berselisih lima kilogram dari Jawa Timur 36,82 kilogram per kapita pada 2018. ‘’Tertinggi wilayah Sumenep mencapai 56,39 kilogram per kapita,’’ ujarnya.

Dinas perikanan melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan angka konsumsi ikan. Di antaranya sosialisasi dengan sasaran anak pada masa pertumbuhan agar gemar makan ikan. Membina pedagang atau kelompok pemasaran hasil laut untuk mengantarkan ikan sampai pelosok desa. ‘’Sehingga masyarakat tidak perlu menunggu waktu pasaran sepekan sekali untuk mengonsumsi ikan,’’ terangnya.

Faktor peningkatan lainnya, banyak pengusaha mengolah ikan menjadi makanan seperti tahu tuna. Juga membudi daya ikan air tawar. ‘”Semoga kondisi cuaca segera membaik, agar tangkapan ikan banyak,’’ harapnya. (mg2/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close