Madiun

Kondusif, Dua Kali Suroan tanpa Euforia

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 13 perguruan pencak silat yang tergabung dalam Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Madiun coba menyamakan persepsi untuk menjaga kondusivitas kota ini. Keinginan itu terungkap dalam diskusi bersama jajaran Polres Madiun Kota, Rabu (15/9).

Tujuan diskusi memang untuk mengelola kamtibmas dengan melibatkan perguruan pencak silat sebagai kearifan lokal. Apalagi di kota ini banyak perguruan silat, bahkan ada beberapa yang besar. ‘’Ini juga bisa menjadi barometer bahwa di pusatnya kondusif, sehingga daerah lain mengikuti,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Dalam Focus Group Discussion (FGD) Dinamika Kamtibmas Pasca Bulan Sura di gedung Bhara Mahkota itu, Kapolres juga mengapresiasi keterlibatan perguruan pencak silat dalam menjaga kamtibmas selama bulan Muharam 1443 Hijriah. Kegiatan serupa bakal terus berkelanjutan. ‘’Paling tidak dua atau tiga bulan sekali. Selain diskusi langsung, juga bisa melalui media sosial,’’ ujarnya. (irs/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button