Madiun

Komunitas Pemuda Madiun Bergerak Sambangi Dusun Bamban

Bulan kebaikan. Semua berlomba-lomba raih amalan di bulan Ramadan. Seperti komunitas Pemuda Madiun Bergerak (PMB). Baru-baru ini komunitas ini memberikan bantuan dan cek kesehatan hingga bibit sayuran gratis kepada warga di Dusun Bamban, Desa Winong Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Nganjuk.

—————————–

FATIHAH IBNU FIQRI, Gemarang

JALAN berkelok-kelok khas pegunungan menjadi medan berat yang harus dilalui untuk mencapai Dusun Bamban, Desa Winong, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun. Desa yang berada di ujung timur Bumi Dongkrek itu memang terletak cukup jauh. Pun, jalan menuju Dusun Bamban terbilang ekstrem. Lantaran melewati jalan Perhutani yang notabene banyak yang masih makadam.

Namun, semangat tim dari Pemuda Madiun Bergerak (PMB) tak surut. Mereka memang sengaja memilih dusun itu untuk melakukan bakti sosial. Dusun tersebut cukup terisolir lantaran medan yang cukup sulit selain itu tak ada sinyal untuk berkomunikasi menggunakan ponsel pintar. Masyarakatnya pun seakan benar-benar jauh dari dunia luar. Mereka hanya hidup seadanya dan hidup pas-pasan saja. Karena itulah, PMB pun akhirnya memutuskan untuk memilih tempat itu untuk bakti sosial.

Ketua Komunitas PMB Irwan Budiyanto memang memutuskan untuk melakukan bakti sosial di dusun tersebut. Dari beberapa tempat yang sempat disurvei oleh timnya, hanya ada dusun tersebut yang layak mendapatkan banyak bantuan. Baik sembako, cek kesehatan, pun baju yang layak pakai. Kegiatan tersebut dilakukan pada Minggu (26/5) lalu dan dibantu dari beberapa komunitas lain. ’’Kami adakan paket sembako murah untuk 150 KK yang ada di sana,’’ katanya.

Pun, ada juga cek kesehatan yang dilakukan di sana. Dibantu dari tim dompet Dhuafa, Madiun Muda, Bagi Nasi Pagi Madiun dan Medhioen.ae. Irwan sengaja mengajak komunitas lain lantaran banyak seklai kegiatan yang dilakukan di dusun tersebut. Yakni paket sembako murah, cek kesehatan dan pengobatan gratis, pemberian bibit gratis, pembagian susu dan alat mandi gratis untuk 70 anak dan pemberian baju layak pakai untuk oranag dewasa dan anak-anak. ’’Keadaannya cukup parah karena semua baju itu ludes, sampai seperti itu,’’ katanya.

Warga setempat yang ada sebnayak 3 RT di sana cukup antusias. Bahkan ada sekitar 120 KK yang mendaftar untuk melakukan cek kesehatan. Selain itu, mereka juga senang menerima bantuan bibit sayuran. Yakni cabai dan tomat sebanyak 6 bibit per KK. Pun, anak – anak cukup senang karena sempat diajak bermain sebelum diberi susu dan perlengkapan mandi.

Persiapannya pun memang sudah jauh-jauh  hari sebelum Ramadan. Pun, baru tercetus ide untuk memberikan kegiatan uang berbeda ketimbang bagi takjil maupun buka bersama. Dia menilai kalau kegiatan seperti ini lebih bermanfaat dan tepat sasaran. Dia dan rekan-rekan pun akhirnya sepakat untuk menyurvei beberapa tempat hingga akhirnya Dusun Bamban yang terpilih.

Meski harus menempuh perjalanan selama 2,5 jam dari Kota Madiun menuju lokasi, semua dijalani dengan senang. Apalagi ketika melintasi medan yang buruk dan berada di kawasan hutan. Jaraknya sampai tiga kilometer. Kelelahan terbayar sudah ketika tim disambut hangat oleh warga. ’’Kami pasti akan ke Bamban lagi,’’ ujarnya. *****(ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close