AdvertorialPacitan

Komitmen Pemprov Jatim Cegah Covid-19 dan Pulihkan Ekonomi

Gowes sambil Bagi Masker dan Sembako

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Upaya memulihkan perekonomian Jawa Timur makin gencar dilakukan pemprov. Minggu (18/10) Gubernur Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah pejabat pemprov menyambangi Pacitan untuk membantu penanganan dampak Covid-19.

Kegiatan diawali dengan gowes sejauh 7,4 kilometer keliling Kota Pacitan. Dalam kegiatan tersebut Khofifah aktif mengampanyekan penerapan protokol kesehatan dengan membagikan masker dan sembako di sejumlah lokasi. Seperti di Pasar Minulyo dan PLUT. Juga meninjau stan Kampung UMKM Goes Digital.

Orang nomor satu di Jatim tersebut juga meninjau proyek pembangunan museum galeri SBY-ANI yang sudah mencapai progres 33 persen. ‘’Menurut koordinator pembangunan, museum ini ditarget akan rampung Maret 2021. Saya optimistis bahwa ini akan menjadi destinasi yang memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan dan dampaknya akan mengungkit ekonomi Pacitan,’’ kata Khofifah.

Dalam rangka pemulihan ekonomi, berbagai stimulus telah diberikan oleh pemerintah pusat dan pemprov. Misalnya BLT, BNPT, dan banpres-PUM. Juga kemudahan dan relaksasi kredit dari perbankan. ‘’Kami berharap semua ini bisa menjadi komplementer dari seluruh layanan sosial ekonomi kita. Tentunya harapannya bisa meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19,’’ terang mantan menteri sosial tersebut.

Khofifah mengapresiasi peran pemkab dan Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan dalam menekan kasus persebaran dan kematian akibat virus korona. Sampai dengan Sabtu lalu (17/10), total ada 178 kasus terkonfirmasi di Pacitan. Sebanyak 134 pasien telah dinyatakan sembuh, 40 pasien dirawat, dan empat penderita meninggal dunia. ‘’Terpenting masyarakatnya sehat, ekonomi sehat. Serta masyarakatnya selamat dan ekonominya juga selamat,’’ ujar Khofifah.

Warga Pacitan Digelontor Bantuan

WARGA Pacitan digelontor bantuan oleh Pemprov Jatim kemarin. Beberapa di antaranya diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Seperti dana bergulir dari Bank Jatim kepada Erlina Dwi Yulianti Rp 300 juta, Himo Wahyudi Rp 300 juta, dan Siti Maryari Rp 100 juta. Serta dari Bank UMKM kepada Bambang Setyawan sebesar Rp 500 juta.

Selain itu, bantuan pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari Bank Jatim sebesar Rp 500 juta kepada Nila Wulansari dan Sayid Hasyim Rp 250 juta. Sedangkan, bantuan PEN Rp 1 miliar dari BNI disalurkan kepada Paulus Siswanto. Berikutnya, kartu One Pesantren One Product (OPOP) Jatim Berdaya diserahkan kepada Miftahur Rizqi Wiyoro dan An Nur.

Penyerahan KUR dari Bank Mandiri sebesar Rp 200 juta disalurkan kepada toko komputer, toko kelontong Rp 200 juta, dan perdagangan gula Rp 120 juta. Sementara SME diserahkan kepada Triyudo Budi Prayitno sebesar Rp 1,6 miliar.

Bantuan lain yang disalurkan gubernur adalah paket kredit petani Jatim (PKPJ). Bantuan tersebut masing-masing diberikan kepada Istiyono, Widodo, Budiyani, dan Kayat untuk penggemukan ternak sebesar Rp 50 juta. Juga kepada Sujarno Rp 25 juta.

Berikutnya, bantuan keuangan khusus (BKK) BUMDes sebesar Rp 50 juta disalurkan kepada BUMDes Rejomulyo dan Widoro Makmur. Khofifah juga menyerahkan BLT-DD dan masker untuk pendamping desa.

Diserahkan pula bantuan subsidi upah (BSU) kepada Cici Elvira Wati, guru PAUD; Diana Ika Sari karyawati dari PT Putera Pacitan Indonesia Sejahtera; Arista Fransiska Dewi, pelaku UMKM Rina; Hani Nur Sa Adah dari disperkim; serta Dewi Puspitasari, karyawati PT El John Tirta Emas Wisata.

Sedangkan, penerima program manfaat BPJS Ketenagakerjaan disalurkan kepada ahli waris Tumino Rp 42 juta, ahli waris Jumin Rp 116,6 juta, dan ahli waris Djoko Susilo Rp 50,3 juta. Selain itu, sebanyak 5.374 sertifikat program strategis nasional, instansi pemerintah, dan lembaga keagamaan dibagikan secara simbolis kepada 10 penerima. Di antaranya, Suryani Puji Asmoro, Sarno, Heny Prastyawan, Pipin Cahya Ekandanu, Muchtar Aufil Ichsan. Juga  diberikan kepada Pemdes Kemuning, Pemdes Kalikuning, Polri, Masjid Sabilil Mutaqin, dan Masjid Al Bayyina. (adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button