AdvertorialNgawi

Komisi IV Pelototi Pembangunan Zona Lingkungan Sculpture Taman Dungus

Wanti-Wanti Break Contract Tak Terulang Lagi

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Komisi IV DPRD Ngawi meminta pembangunan zona lingkungan sculpture Taman Dungus di Desa Karangasri dikebut. Selain masa kontrak pekerjaan yang hanya menyisakan waktu sebulan, permintaan tersebut didasarkan pada pengerjaan proyek yang dikhawatirkan molor bersamaan datangnya musim penghujan. ‘’Makanya tadi kami minta harus dipacu. Tenaganya ditambahi,’’ kata Sudirman, anggota Komisi IV DPRD Ngawi, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) Senin (11/11).

Dari informasi yang didapatnya, proyek tersebut bakal berakhir kontraknya pada 7 Desember nanti. Dengan begitu, waktu yang dimiliki pelaksana proyek kurang lebih tinggal 25 hari lagi. Persentase keterlambatan diakuinya tidak terlalu besar. Hanya saja, Sudirman tidak ingin masalah tersebut disepelekan mengingat kekhawatiran molornya pengerjaan akibat datangnya musim penghujan. Mantan sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Ngawi itu meminta pelaksana proyek pintar menghitung waktu.  ‘’Kalau pekerjaannya sekarang kurang sepuluh persen, mereka harus menghitung betul berapa progres yang harus dicapai per harinya,’’ ujarnya.

Dia pun meminta agar peran pengawasan proyek ditingkatkan. Selain mengantisipasi keterlambatan pengerjaan proyek seperti yang dikhawatirkan, Sudirman tidak ingin mendengar adanya kesalahan dalam proyek senilai Rp 3,5 miliar itu. Kendati banyak mengkritik proyek tersebut, Sudirman menilai kualitas fisik bangunan zona lingkungan sculpture Taman Dungus sudah baik. ‘’Pesan kami, proyek itu kan sudah pernah di-break contract, jangan sampai itu terulang lagi,’’ harapnya.

Sebelum mengunjungi proyek pembangunan zona lingkungan sculpture Taman Dungus, komisi IV juga sempat mendatangi proyek pembangunan tempat timbangan truk sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Selopuro, Pitu, Senin (11/11). Di tempat tersebut, komisi IV menemukan pekerjaan yang kurang sempurna. Terutama pada pintu keluar lokasi timbangan. ‘’Selain itu, saya kira sudah lumayan baik. Tadi dari pihak pelaksana juga berjanji mau memperbaiki,’’ ungkapnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button