Madiun

Kolektor Incar Peninggalan Patih Gringsing

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Benda-benda kuno yang diduga peninggalan Patih Gringsing atau Doro Patih di Kutho Miring, Kelurahan Demangan, Taman, masih lestari hingga kini. Barang bersejarah itu dirawat warga setempat. Pun terjaga hingga tak sampai berpindah ke tangan para kolektor yang memburunya.

Budi Santoso, tokoh masyarakat setempat, mengungkapkan kolektor berdatangan dari berbagai daerah. Bermaksud merawat benda-benda peninggalan itu. Warga pun khawatir saat didatangi para kolektor. ‘’Diberi kompensasi jutaan rupiah. Tapi warga tidak tergiur, dan kami edukasi agar benda ini tetap lestari,’’ kata Budi, Kamis (24/9).

Sedikitnya ada sembilan benda kuno yang dirawat warga setempat. Seperti watu lesung dan lumpang, watung lesung dan gapura, watu lumpang besar, watu lumpang, watu lumpang kecil, dan watu batas. ‘’Harapannya jika nanti dibangun paseban, benda-benda peninggalan ini bisa disimpan di situ. Saat ini dirawat di beberapa rumah warga,’’ lanjutnya.

Dari cerita mulut ke mulut dan sejumlah referensi, lanjut Budi, konon Kutho Miring merupakan kerajaan kecil bernama Binaturoto. Gringsing menjadi seorang patihnya. Diperkirakan kerajaan berdiri 1700-1827. Hingga Belanda datang menguasai wilayah Binaturoto. ‘’Patih Gringsing melawan Belanda dan didukung rakyatnya,’’ jelasnya.

Budi menyebut Patih Gringsing dikenal sakti. Tak mempan senjata tajam maupun timah panas penjajah. Itu pula yang membuat penjajah kalang kabut setiap berusaha membunuh si patih. ‘’Pihak Belanda akhirnya mendapat informasi untuk membunuh Patih Gringsing dengan anaka panah emas,’’ ungkapnya.

Peperangan terjadi di wilayah Kaibon (Geger, Kabupaten Madiun). Prajurit Patih Gringsing ditumpas penjajah. Tempat peperangan itu pun dijuluki Tek’an, akronim dari entek-entekan atau habis-habisan. Belanda juga berhasil melepaskan anak panah emas ke tubuh Doro Patih. Hingga luka parah dan melarikan diri di lokasi petilasan saat ini. ‘’Dengan kematian Patih Gringsing berakhirlah perlawanan pada Belanda,’’ bebernya. (kid/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button