Magetan

Kisah Mantan Pasien Kedua Covid-19 Magetan: “Saya Sempat Dipojokkan”

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Setahun lalu, Nadya Ayu Saputri, 25, mengantarkan ayahandanya ke peristirahatan terakhir di TPU Mojopurno, Ngariboyo. Almarhum sempat dirawat di RSUD dr Moewardi, Surakarta. Tak ada yang menyangka bahwa Suwarni, sang ayah, meninggal akibat Covid-19. ‘’Saya sempat merasa dipojokkan oleh banyaknya berita bohong,’’ kata perempuan yang kini tinggal di Surakarta itu pada Kamis (10/3).

Nadya merupakan pasien 02 Covid-19 di Magetan. Endang Lestari, 57, sang ibu, merupakan pasien 01. Sementara, Savira Okti Putri, 22, adik Nadya, pasien 03. Mereka sekeluarga merupakan kontak erat dari Suwarni yang kala itu dimakamkan tanpa protokol kesehatan.

Hari-hari berat dilalui Nadya. Sebelas hari usai sang ibu diisolasi di RSUD dr Soedono Kota Madiun, Nadya menyusul. Tak berselang lama, adiknya ikut terkonfirmasi. Selagi menjalani perawatan, Nadya dihadapkan pada banyaknya berita bohong berseliweran di media sosial. ‘’Sempat ada yang menyebarkan hoaks bahwa ibu meninggal. Belum lagi ada yang menghujat dan sebagainya. Itu jadi beban mental untuk kami,’’ ujarnya.
Bahkan, usai dinyatakan sembuh, Nadya dan keluarga kesulitan kembali ke masyarakat. Dia khawatir keberadaannya membuat orang tidak nyaman. ‘’Setiap orang yang saya temui selalu saya tanyai, takut saya tidak?’’ tuturnya. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button