Mejayan

Kiat SMA di Kabupaten Madiun Siasati PTM Terbatas

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kalangan pendidik di Kabupaten Madiun mesti siap-siap bekerja ekstra. Tidak terkecuali siswanya untuk belajar. Pasalnya, musyawarah kerja kepala (MKK) SMAN setempat berencana menyambung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). ‘’Kami sudah berkoordinasi tentang itu. Ada beberapa alasan yang mendasari rencana PTM berlanjut PJJ,’’ kata Ketua MKK SMAN Kabupaten Madiun Tedjo Sasono, Jumat (3/9).

Ya, sejumlah sekolah di Kabupaten Madiun sudah menggelar PTM. Itu seiring turunnya level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari 4 ke 3. Namun, PTM dilaksanakan secara terbatas. Hanya diikuti maksimal 50 persen dari jumlah total siswa di tiap lembaga pendidikan. PTM berlangsung selama dua jam. Dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul 09.00. ‘’Salah satu alasan terkait rencana PTM dilanjut PJJ itu, supaya anak-anak tidak ketinggalan mata pelajaran,’’ jelas Tedjo.

Durasi PTM selama dua jam dianggap kurang efektif. Seorang siswa hanya mendapat pelajaran selama 240 menit dalam dua kali pertemuan per pekan. Kondisi itu dikhawatirkan memengaruhi kualitas pendidikan. ‘’Ketentuannya yang PTM 50 persen dan yang PJJ 50 persen dari jumlah total siswa. Tapi, eman waktu anak-anak kalau setelah di hari masuk PTM tidak belajar,’’ ujarnya. (den/c1/isd/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button