Madiun

Khofifah Berlakukan PPKM di Kota-Kabupaten Madiun

SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bakal diterapkan di Kota dan Kabupaten Madiun. Kebijakan itu telah ditetapkan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa serta mulai berlaku pada 11-25 Januari.

Khofifah mengatakan PPKM tidak hanya berlaku di Madiun saja. Namun, juga di sembilan daerah lainnya di Jatim. Meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Kota-Kabupaten Malang, Kota Batu, Lamongan dan Kabupaten Blitar.

Adapun PPKM diberlakukan di Madiun mengacu empat indikator yang disusun oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN). Antara lain, tingkat kematian di atas rata-rata nasional sekitar 3 persen, recovery rate di bawah 82 persen, tingkat kasus aktif di atas 14 persen serta tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit (BOR) ICU dan isolasi di atas 70 persen.

“Berdasarkan pertimbangan Instruksi Kemendagri, kemudian empat indikator serta peta risiko Covid-19 yang diterbitkan Gugus Tugas pusat, maka ditetapkan 11 kab/kota di Jatim diberlakukan PPKM mulai 11-25 Januari 2021,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (9/1).

Untuk itu, Khofifah mengajak semua pihak termasuk masyarakat ikut mematuhi pelaksanaan PPKM tersebut. Dengan kerjasama semua pihak, dia berharap penyebaran Covid-19 dapat terus ditekan. Sehingga, kegiatan masyarakat termasuk pemulihan ekonomi dapat berjalan maksimal. “Salah satu penyebab peningkatan kasus Covid-19 ini adalah peningkatan mobilitas manusia. Sehingga, penularan Covid-19 terus berjalan dan belum bisa dihentikan. Padahal, penurunan mobilitas akan sangat berpengaruh terhadap proses penularan Covid-19. Dengan diberlakukannya PPKM ini diharapkan dapat menekan penularan Covid-19,” terangnya.

Sementara itu, saat ini kasus Covid-19 di Kota Madiun menujukkan tren yang cukup signifikan. Per Sabtu (9/1), kasus konfirmasi sembuh 69,82 persen, kasus meninggal 7,69 persen dan kasus dirawat 22,49 persen. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button