features

Keuletan Sukesiana Menyulap Koran Bekas Menjadi Kerajinan Bernilai Jual

Lolos Kurasi BI Kediri dan Ciputra, Targetkan Masuk Belanda

Dengan tangan kreatifnya, Sukesiana berhasil menyulap tumpukan koran bekas menjadi kerajinan bernilai jual. Berkat keuletannya itu, dia mampu membuka pintu rezeki baru untuk keluarganya. Karyanya tengah diseleksi masuk kurasi produk-produk kreatif di Belanda.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

RUANG tamu rumah Sukesiana bertemakan koran bekas. Kursi, bangku, serta mejanya terbuat dari lintingan koran. Warga Jalan Gambir Sawit Utara 29, Sogaten, Manguharjo, itu juga menyulap koran bekas menjadi keranjang, vas bunga, tas, dan berbagai kerajinan lain. ‘’Awalnya penasaran. Lalu keterusan sampai bisa menghasilkan berbagai produk,’’ kata ibu tiga anak itu.

Kreativitas Sukesiana terasah pada 2015 lalu. Kala itu dia dikirim mengikuti pelatihan di Badan Pemberdayaan Masyarakat Keluarga Berencana (BPMKB), yang kini telah melebur dengan dinas kesehatan (dinkes). Sukesiana dilatih mengolah berbagai barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai jual. Usai pelatihan, dia melihat banyak tumpukan koran bekas di bank sampah kelurahannya. ‘’Membuat saya ingin berkreasi,’’ ujarnya.

Beberapa eksemplar koran bekas dibawanya pulang. Jadilah sebuah tas cantik dari lintingan koran. Untuk membuat satu tas berukuran 30 sentimeter, dia menghabiskan minimal satu kilogram koran. Butuh kejelian lantaran sekilo koran harus dilinting kecil-kecil dan dianyam satu per satu. ‘’Kuncinya sabar, karena harus telaten,’’ terang perempuan yang sejak kecil mengaku suka berkreasi itu.

Lambat laun, membuat kerajinan dari koran bekas menjadi keseharian Sukesiana. Istri Muhtar Sodiq itu kini mampu menghasilkan sekitar 50 produk setiap bulan. Agar tidak monoton, dia juga mewarnai berbagai produknya. Bangku dari koran bekas, misalnya. Dipelitur agar menyerupai anyaman dari rotan. ‘’Perawatannya mudah. Kalau basah tinggal dijemur, atau cukup dilap,’’ tuturnya.

Berkat kreativitasnya, Sukesiana mampu meraup omzet sekitar Rp 2,5 juta per bulan. Harga jual kerajinan koran bekasnya bervariasi. Mulai Rp 35 ribu hingga Rp 300 ribu. Tergantung jenis, ukuran, dan tingkat kerumitan. Kerajinan buatannya sudah merambah Surabaya, Jakarta, Papua, hingga Australia. ‘’Sering diikutkan pameran. Saat ini lolos kurasi BI Kediri, Ciputra, dan akan diikutkan kurasi produk kerajinan di Belanda,’’ pungkasnya. *(naz/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button