Madiun

Ketua Fraksi Gerindra Kota Madiun Minta Pemkot Perhatikan Dampak Ekonomi PPKM Darurat

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan pemberlakuan PPKM Darurat menimbulkan pro-kontra di daerah. Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Madiun Rina Haryati menyebut kebijakan itu harus diimplementasikan secara hati-hati. Sehingga, dampaknya tidak terlalu besar terhadap sektor perekonomian. ‘’Penanganan kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang,’’ katanya, Sabtu (3/7).

Karena itu, Rina meminta pemkot kembali menggulirkan program bantuan subsidi bagi para pelaku usaha. Termasuk di antaranya warga kurang mampu. ‘’Pemberian bantuan subsidi memang bukan solusi utama. Tapi, setidaknya ini bisa meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak kebijakan tersebut,’’ ujar anggota komisi III DPRD Kota Madiun tersebut.

Dia menilai adanya kebijakan PPKM Darurat bakal memperlemah daya beli masyarakat. Kondisi itu harus diantisipasi. Rina berharap bantuan yang digulirkan bukan hanya bansos maupun penundaan kenaikan tarif dasar listrik. Tetapi, perlu ada skema bantuan lain yang cakupannya luas selama masa PPKM Darurat. ‘’Harus diperhatikan betul dampak dan solusi untuk warga yang terdampak kebijakan ini,’’ tutur Rina.

Seperti diketahui, kebijakan PPKM Darurat berdampak pada aktivitas ekonomi usaha dan masyarakat. Seperti penutupan pusat perbelanjaan dan fasilitas umum. Selain itu, kebijakan pembatasan jam malam bagi para pedagang kaki lima (PKL) serta larangan makan di tempat. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button