Magetan

Ketika Anak-Ibu Sama-Sama Macung Cakades

Sang Anak Mohon Doa, Ibu Siap Mendampingi

ADA yang unik dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kediren, Lembeyan. Calon kepala desa (cakades) incumbent Dwi Heri Susanto tanpa tanding. Dia pun memohon ibunya Rosmartini untuk jadi lawannya. Kini keduanya resmi jadi Cakades Kediren. Pun nomor urut sudah mereka kantongi melalui pengundian Senin (4/11) lalu. ‘’Semoga tidak kuwalat,’’ seloroh Heri seraya terkekeh.

Awalnya dia sempat merengek pada istrinya untuk melengkapi persyaratan minimal dua cakades.  Itu setelah warga setempat tidak ada yang macung dalam pendaftaran yang digelar 1 hingga 9  September lalu. Sayangnya, sang istri tidak bisa meninggalkan pekerjaannya sebagai perawat salah satu rumah sakit swasta di Ponorogo. ‘’Akhirnya, saya memohon pada ibu saya untuk mencalonkan diri,’’ ungkapnya.

Demi memenuhi permohonan anaknya, sang ibu pun macung. Rosmartini lantas melengkapi persyaratan hari itu juga dan mendaftarkan diri ke panitia pilkades setempat. Saat pengundian nomor urut, Heri mendapat nomor  1, sementara Rosmartini nomor 2. ‘’Syukur ibu juga memenuhi syarat,’’ tuturnya.

Heri bakal legawa jika pada pilkades 26 November  nanti ibunya yang menang. Meski jadi rival, dia pun tetap memohon dukungan ibunya. Dia berharap persaingan dengan ibunya justru membawa keberuntungan. ‘’Doa ibu kan kerap diijabahi. Saya harap saya bisa mendapat amanah lagi berkat doa ibu saya,’’ ucapnya.

Suami Yuni Erlinawati itu kini tengah fokus mengurus sawahnya. Sebab, setelah ditetapkan jadi  cakades dia harus cuti dari jabatannya. Sehingga, dia memilih mengisi waktu luangnya tersebut untuk bekerja di ladang. Sementara, Rosmartini adalah pensiunan guru salah satu SMP di Parang pun menjalani aktivitas sehari-harinya.

Rosmartini senang bisa mencalonkan diri sebagai kades. Dia menganggap ini bukan melawan anak sendiri. Melainkan mendampinginya. Bahkan, dia banyak menggalang dukungan untuk anaknya ketimbang dirinya sendiri. Nenek 61 tahun itu siap jika ternyata dia yang terpilih jadi kades. ‘’Tapi saya tetap berdoa anak saya yang diberi amanah,’’ harapnya. (fat/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button