Advertorial

Kesenian Reog Warnai Pembagian Daging Kurban Karta Pulung Ponorogo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Heppiii Community dan anak motor Bold Riders Ponorogo menghimpun 10 karang taruna (karta) untuk melakukan pembagian daging hewan kurban saat Idul Ahda 1442 H lalu. Meliputi Karta Desa Prajegan, Desa Sukosari, Desa Japan, Desa Pulung, Desa Kupuk, Desa Ngadirejan, Kelurahan Keniten, serta Kelurahan Tonatan. Para seniman reog juga terlibat dalam aksi sosial tersebut.

Sementara komunitas dari Bold Riders Ponorogo yang ikut berpartisipasi adalah Komunitas Ninja 4Tak (KN4T) dan Ponorogo RX King Community (PRKC). “Dari komunitas ini ada yang menampilkan kesenian reog, yakni dari Karta Desa Pulung. Namun, jumlahnya sangat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Hanya ada beberapa orang saja untuk membuat semangat panitia kurban membagikan daging kurban,” kata Koordinator acara di Ponorogo Andri Kristiawan, Minggu (25/7).

Bukan hanya Karta Desa Pulung, di desa lainnya banyak seniman reog yang juga turut berpartisipasi dalam pembagian ratusan paket daging hewan kurban. Namun mereka tidak memainkan reog dan hanya memakai penadhon. “Setiap panitia yang membagikan daging kurban memakai pakaian adat reog sebagai wujud kecintaaan terhadap kearifan lokal khas Ponorogo yang selama pandemi ini tidak banyak tampil. Di samping itu mereka juga mensosialiasikan protokol kesehatan,” imbuh Andri.

Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari program Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (KITA) tahun 2021. Bersamaan dengan momentum hari Kurban 1442 H, Kolaborasi KITA menggelar program #KITAberbagi2021 dengan tema “KITA Berbagi, Merajut Peduli Untuk Sesama”.

Program sosial ini melibatkan 679 komunitas dengan lebih dari 14.000 anggota di 82 kabupaten/kota. Namun, dalam pelaksanaannya masing-masing komunitas hanya diwakili beberapa anggota. Selain itu, acara berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Komunitas yang berasal dari berbagai hobi, profesi dan pekerjaan ini berhasil mengumpulkan lebih dari 670 ekor kambing dan 7 sapi. Hewan kurban itu kemudian dipotong dan dagingnya diberikan kepada ribuan anggota masyarakat yang tersebar di 82 kabupaten/kota.

Kegiatan oleh Kolaborasi KITA ini merupakan penyelenggaraan kali kedua. Pada tahun 2020, kegiatan yang sama melibatkan 379 komunitas dengan donasi sebanyak 5 ekor sapi dan 202 ekor kambing. Lebih dari 5.000 paket daging kurban berhasil dibagikan kepada masyarakat di 42 kota.

Tebar paket daging kurban ini juga melibatkan berbagai komunitas. Seperti Bold Riders, Super Friends, Heppiii Community, dan Kill The LAst. Bahkan, dalam pelaksanaannya telah berhasil mencatatkan rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor yang dimaksud adalah pembagian paket daging kurban oleh komunitas terbanyak.

Bagi Kolaborasi KITA, ini adalah penghargaan ketiga dari MURI. Sebelumnya, rekor MURI pertama adalah donor darah oleh komunitas terbanyak. Sedangkan rekor MURI kedua merupakan donor darah oleh karang taruna terbanyak. Kedua rekor MURI itu diperoleh dalam program donor darah bertajuk “Bakti Pemuda, Setetes Darah untuk Negeri” yang digelar pada bulan Sumpah Pemuda, Oktober 2020. (*/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button