AdvertorialMadiun

Kesehatan Lebih Terjamin dengan JKN-KIS

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan merupakan bukti nyata bahwa pemerintah telah melaksanakan perannya. Peran tersebut diberikan dalam bentuk jaminan kesejahteraan di bidang kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat. Hal ini didasari oleh pengalaman Elly Widayanti. Elly sapaan akrabnya merupakan seorang istri sekaligus ibu rumah tangga dari seorang suami yang bekerja di salah satu perusahaan di Kota Madiun. Meskipun Elly lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah, dirinya menyadari akan pentingnya jaminan kesehatan.’’Saya dan keluarga selalu berharap baik-baik saja, ‘’ ujar Elly.

Perempuan 39 tahun tersebut menambahkan bahwa dirinya adalah peserta JKN-KIS yang terdaftar mulai tahun 2014 dan berasal dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Elly tidak merasa rugi meskipun gaji sang suami harus dipotong setiap bulannya untuk membayar iuran JKN-KIS. Dia menyadari bahwa hal tersebut merupakan upaya preventif dalam menjaga kesehatan dirinya dan seluruh anggota keluarganya. “Dengan menjadi peserta JKN-KIS, saya mengantisipasi jika suatu saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” lanjutnya.

Ibu dari tiga orang anak tersebut  sangat bersyukur  belum pernah menggunakan kartu JKN-KIS miliknya untuk berobat.  Pasalnya, selama ini dirinya dan keluarganya dalam keadaan yang sehat  meskipun gaji suaminya harus dipotong untuk membayar iurannya setiap bulan. Itu artinya iuran yang dibayarkan bisa untuk membantu saudara-saudara  yang sakit. Banyak dampak positif yang bisa dirasakan dari menjadi peserta JKN-KIS tresebut. Salah satunya tetap merasa aman dan tenang jika sewaktu-waktu sakit karena sudah ada JKN-KIS yang akan menjaminnya. “Kita tidak perlu khawatir karena semua sudah di cover oleh program JKN-KIS,” tegasnya.

Di akhir perbincangan, Elly menyampaikan harapannya agar program jaminan kesehatan ini akan selalu ada dan mendamping masyarakat Indonesia. Masyarakat juga harus benar-benar terbuka pemikirannya akan pentingnya jaminan kesehatan. Sehingga, BPJS Kesehatan mempunyai tugas untuk lebih memberikan sosialisasi kepada masyarakat seputar jaminan kesehatan tersebut. Semua pihak harus berperan dalam terlaksananya program jaminan kesehatan ini.‘’BPJS Kesehatan harus selalu memberikan pemahaman tentang pentingnya jaminan kesehatan. Sedangkan masyarakat sendiri harus sadar akan hak serta kewajiban sebagai peserta jaminan kesehatan. Sehingga semua berjalan beriringan dan dapat mencapai apa yang menjadi tujuannya,” tutup Elly. Artikel tersebut juga tayang di www.jamkesnews.com dengan judul Elly : Saya tenang menjadi peserta JKN-KIS. (afi/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close