Ponorogo

Kerap Masuk Rumah Warga, Ular Sudah Tak Nyaman di Alam Liar

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Hewan liar belakangan rajin masuk permukiman. Kondisi itu membuat anggota X Kompas -komunitas penyelamat hewan di Ponorogo- semakin sibuk lantaran kerap mendapat permintaan mengevakuasi binatang berbahaya yang masuk rumah warga.

Sopian, salah seorang anggota X Kompas, menerangkan bahwa hewan liar tersebut merambah permukiman warga lantaran merasa kurang nyaman berada di habitat alaminya. Salah satunya akibat populasi mangsa mereka berkurang. ‘’Sepanjang tahun ini sudah lebih dari 20 lokasi. Kebanyakan yang masuk rumah itu ular,’’ kata Sopian Selasa (4/2).

Sopian mengatakan, ular yang dievakuasi selama ini meliputi berbagai jenis. Mulai ular sawah, piton, hingga kobra. Meski hanya menggunakan alat-alat sederhana, sejauh ini tidak ada kendala. ‘’Ular kobra termasuk jarang, tapi pernah kami tangani,’’ ujarnya sembari menyebut tahun ini X Kompas juga pernah menyelamatkan garangan.

Sopian menambahkan, populasi ular di Bumi Reyog cukup banyak. Pun, ketika kesulitan mendapatkan mangsa di habitat aslinya, mereka merambah permukiman. ‘’Walaupun banyak dan berbahaya, tapi ular cenderung tidak menyerang,’’ tuturnya. ‘’Sebagian ular yang kami evakuasi masih kecil,’’ imbuh Sopian.

Masyarakat, kata dia, masih mempunyai stigma bahwa ular harus dibunuh jika mendapati jenis hewan tersebut. Menurutnya, yang paling tepat adalah meminta evakuasi pihak berkompeten untuk selanjutnya dilepas kembali di habitat aslinya. ‘’Justru kalau dibunuh akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Tikus bisa merajalela,’’ beber Sopian. (naz/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button