AdvertorialMadiun

Saat Jalani Karantina Sempat Dihantui Anak Kecil

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Eko Rudy Hariyanto lega. Warga Josenan itu akhirnya bisa pulang ke rumahnya setelah menjalani karantina selama 14 hari di Stadion Wilis. Kamis (14/5) kepulangannya dilepas oleh Wali Kota Maidi dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr AS Wardhani.

Eko diantarkan ke rumahnya di Jalan Soekarno-Hatta menggunakan mobil ambulans. Maidi memastikan warganya itu dalam kondisi sehat. Itu dibuktikan dengan surat pernyataan sehat yang telah dikeluarkan dinkes setempat. ‘’Ketaatan menjalani karantina ini patut menjadi teladan,’’ ujar Maidi.

Sebelum dipulangkan, Eko sempat menjalani serangkaian pemeriksaan. Mulai rapid test hingga cek suhu tubuh. Kini dia bisa kembali berinteraksi dengan masyarakat. Namun, Eko diminta tetap mengikuti anjuran pemerintah. Seperti mengenakan masker ketika beraktivitas, berperilaku hidup bersih dan sehat, serta menerapkan physical distancing. ‘’Sekalipun sudah sehat, jangan seenaknya. Tetap harus mematuhi protokol kesehatan,’’ kata Maidi.

Sebelum dipulangkan, Maidi sempat bertanya kepada Eko bagaimana pengalamannya selama 14 hari menjalani karantina di Stadion Wilis. Selain memastikan konsumsi tercukupi setiap hari, Eko mengaku pernah dihantui sosok anak kecil. ‘’Nah, kalau tidak ingin dikarantina, saya mengimbau masyarakat untuk menjaga diri dan lingkungannya masing-masing,’’ tutur mantan sekda Kota Madiun tersebut.

Kadinkes dr AS Wardhani menambahkan, setelah Eko dipulangkan, seorang pemudik kembali harus menjalani karantina di Stadion Wilis. Adalah Aryo Yudi Harmoko, warga asal Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo.

Pria 39 tahun itu mesti dikarantina karena mempunyai riwayat perjalanan dari Mojokerto. Wardhani memastikan kebutuhan konsumsi selama karantina dicukupi pemkot. ‘’Kami karantina di sini (Stadion Wilis, Red) selama 14 hari karena di rumahnya tidak memungkinkan. Jadi, kami amankan baik dari psikis orangnya maupun lingkungannya. Daripada nanti jadi masalah, lebih baik kami karantina di sini,’’ terang Wardhani. (her/c1/fin/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close