Pacitan

Kepala Keluarga OTG Kabur Ternyata Berstatus ASN

Terancam Sanksi Administrasi, Dikarantina di Wisma Atlet

PACITANJawa Pos Radar Pacitan – Proses pencarian lima orang tanpa gejala (OTG) yang dikabarkan menghilang saat akan dilakukan swab test membuahkan hasil. Jumat (5/6) Tim Gugus Tugas Penanggulangan (TGTP) Covid-19 Pacitan mendapati mereka kembali ke rumahnya di Desa Pagerejo, Kecamatan Ngadirojo, setelah dua hari kabur. ‘’Kami langsung lakukan penjemputan dan lakukan swab saat itu juga,’’ kata Jubir TGTP Covid-19 Pacitan Rahmad Dwiyanto.

Namun demikian, pihaknya hanya mendapati empat OTG. Sedangkan, seorang lainnya masih belum ditemukan. Mereka merupakan satu keluarga. Terdiri tiga anak berikut orang tuanya. ‘’Kepala keluarga OTG itu tercatat sebagai ASN,’’ sebutnya.

Rahmad mengungkapkan, yang bersangkutan tercatat sebagai tenaga pendidik di salah satu SMP di Ngadirojo. Saat ini dia dikarantina di wisma atlet. Sedangkan, anggota keluarganya yang lain diminta melakukan karantina mandiri. Pihaknya begitu menyesalkan sikap ASN tersebut.

‘’Saat ini pemerintah dan gugus tugas sedang menghadapi bencana (wabah virus korona). Seorang ASN seharusnya memberikan keteladanan dengan membantu pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Bukan malah bertindak kontraproduktif,’’ ujar kepala diskominfo itu.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pacitan Supomo mengaku bakal berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) asal ASN tersebut. ‘’Kami sudah temui dan bicara langsung dengan yang bersangkutan di wisma atlet. Kalau perlu diberi punishment, kami siap berikan,’’ katanya. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close