Ngawi

Kepala Disperta Ngawi Sekeluarga Batal Umrah

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Penangguhan sementara kunjungan ke Arab Saudi memupuskan harapan keluarga Marsudi menunaikan ibadah umrah. Padahal, calon jamaah dari Kelurahan Jururejo, Ngawi, itu dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci Jumat (28/2).

Rencana beribadah tertunda berselang sehari setelah Kementerian Luar Negeri setempat mengumumkan penangguhan dengan alasan mewaspadai penyebaran virus korona, Kamis (26/2). ‘’Rencananya kami sekeluarga berangkat nanti malam (tadi malam, Red),’’ kata Marsudi.

Marsudi berencana berangkat umrah bersama istri dan dua anaknya. Pendaftaran sudah dilakukan sejak dua bulan lalu. Tanggal keberangkatan dipilih menyesuaikan waktu libur kuliah buah hatinya. Dia dan sang istri juga sudah mengajukan izin cuti ke kantornya masing-masing. ‘’Ini rencana pertama kali umrah bersama. Sebelumnya tidak sempat karena kesibukan masing-masing,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Ngawi itu sudah mendapatkan penjelasan dari biro jasa yang memberangkatkannya. Penundaan berangkat karena pemerintah Arab Saudi mencegah penularan virus korona. Biro jasa berjanji segera memberangkatkan bila kebijakan itu telah dicabut. ‘’Karena demi kepentingan bersama dan kesehatan, kami tidak masalah kalau ditunda,’’ tuturnya sembari mengkhawatirkan bisa tidak dicabutnya izin cuti dalam kasus force majeure ini.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Ngawi Mukibbudin mengatakan, penundaan keberangkatan umrah benar adanya. Namun, pihaknya belum menerima surat edaran resminya. ‘’Kalau surat edaran sudah turun, kami akan melakukan sosialisasi ke biro umrah. Supaya juga bisa menyadari terkait kebijakan ini,’’ paparnya.

Mukibbudin meminta calon jamaah umrah tidak khawatir. Kebijakan hanya menunda, bukan menggagalkan keberangkatan. ‘’Tetap dipastikan berangkat. Tinggal menunggu waktunya,’’ ujarnya. (mg1/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close