Magetan

Keminggris, Baliho Disparbud Magetan Dinyinyiri

Salah Gunakan Kata dan Frasa

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Magetan dinyinyiri. Gegaranya, memasang baliho jadwal kegiatan dalam bahasa Indonesia campur Inggris. Sayangnya, penggunaan bahasa asing itu salah kaprah. Mulai ejaan hingga strukturnya. Sehingga, baliho berukuran sekitar 5×3 meter di pertigaan selatan SMPN 4 Magetan itu dicap keminggris. ‘’Setelah saya baca, kok ada yang janggal,’’ kata Salsa, salah seorang warga, Jumat (21/2).

Kesalahan pertama penulisan calender, seharusnya calendar. Kata tersebut diserap ke dalam bahasa Indonesia jadi kalender atau jadwal. ‘’Seharusnya dicek dulu, karena itu pengumuman kepada masyarakat luas,’’ ujar perempuan 26 tahun itu.

Kesalahan kedua pada kata event. Kata bahasa Inggris itu berarti kegiatan, agenda, atau festival. Karena ada banyak kegiatan yang akan digelar disparbud, semestinya ada tambahan s di belakang kata event, yang berarti jamak.

Sehingga, judul yang tepat agenda kegiatan Disparbud Magetan selama setahun itu calendar of events. ‘’Memang tak banyak yang memperhatikan ejaan sedetail itu, tapi alangkah baiknya kalau informasi yang disebarkan itu akurat,’’ tuturnya.

Kesalahan ketiga pada akhir pengumuman. Yakni, penggunaan frasa food street yang seharusnya street food. Jika diterjemahkan, makanan yang dijual di gerobak-gerobak pinggir jalan. Menurut dia, itu tidak sesuai kaidah bahasa Inggris.

Sebab, kedua kata noun atau kata benda. Sehingga, jika digabung jadi noun phrase. Street merupakan head atau inti frasa. Sedangkan street sebagai modifier atau menjelaskan head. ‘’Saya yakin pengumuman itu sudah menyebar di dunia maya dan dilihat banyak orang, tapi ada yang kurang tepat,’’ katanya.

Kabid Pariwisata Disparbud Magetan Hadi Sumarno menyebut, yang membuat baliho tersebut adalah anak buahnya. Tujuannya, mengumumkan kepada masyarakat jadwal kegiatan disparbud selama setahun ini. Namun, dia tak tahu jika ada kesalahan. ‘’Ini jadi pelajaran. Kami malah berterima kasih sudah diingatkan,’’ ucapnya.

Hadi tak hafal berapa baliho yang sudah dicetak. Pun penempatannya. Dia menyerahkan kepada anak buahnya. Lantaran ada kesalahan, bakal diperbaiki. Sehingga, informasi kepada masyarakat luas terjamin akurasinya dan tidak terkesan asal-asalan. ‘’Akan kami perbaiki,’’ janjinya. (bel/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button