Advertorial

Kemenhub Terbitkan Aturan Baru Transportasi Udara

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Aturan baru terkait transportasi udara diterbitkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Utamanya terkait protokol kesehatan (prokes) perjalanan internasional pada masa pendemi Covid-19. Aturan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran (SE) 63/2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Novie Riyanto menjelaskan sesuai ketentuan yang baru itu Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri diizinkan memasuki Indonesia. Tapi, dengan mengikuti prokes ketat. Berbeda dengan Warga Negara Asing (WNA). Pemerintah tetap melarang mereka masuk ke Indonesia baik secara langsung maupun transit.

‘’Kecuali yang memenuhi kriteria sesuai ketentuan Permenkumham 27/2021, skema perjanjian bilateral Travel Corridor Arrangement atau mendapatkan izin khusus secara tertulis dari kementerian maupun lembaga,’’ jelasnya.

Selain itu, WNI dan WNA harus patuh pada ketentuan berlaku ketika masuk ke Indonesia. Seperti wajib menunjukkan kartu atau sertifikat fisik maupun digital vaksinasi. ‘’Jika belum mendapat vaksin di luar negeri maka akan divaksinasi di tempat karantina setibanya di Indonesia. Itu setelah mereka dilakukan pemeriksaan PCR kedua dengan hasil negatif,’’ terang Novie.

Sementara, bagi WNA berusia 12–17 tahun, pemegang izin tinggal diplomatik dan dinas, pemegang Kitas, Kitap, dan WNA yang sudah berada di Indonesia dengan melakukan perjalanan domestik maupun internasional, wajib melakukan vaksinasi melalui skema program atau gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan.

Di sisi lain, kewajiban menunjukkan kartu vaksinasi Covid-19 dikecualikan kepada sejumlah pihak. Seperti WNA pemegang visa diplomatik dan visa dinas yang terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan setingkat menteri. Serta WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrengement.

Kemudian, WNA yang belum divaksinasi dan bermaksud untuk melakukan perjalanan domestik serta melanjutkan tujuan mengikuti penerbangan internasional keluar dari wilayah Indonesia, diperbolehkan untuk tidak menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19. Asalkan tidak keluar dari area bandara selama transit menunggu penerbangan internasional yang hendak diikuti.

Selain itu, pelaku perjalanan internasional usia di bawah 18 tahun. Serta mereka yang dalam kondisi kesehatan khusus wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah negara keberangkatan. Yang mana isinya menyatakan bahwa WNA tersebut tidak dapat mengikuti vaksinasi Covid-19 karena masalah kesehatan.

‘’Saya menghimbau agar para calon penumpang dapat menyesuaikan persyaratan terbaru perjalanan internasional dengan membaca secara lengkap Surat Edaran Nomor 63 Tahun 2021. Sehingga ketika dilakukan pemeriksaan dokumen oleh petugas di bandara, maka sudah lengkap,’’ tutur Novie. (*/gar/don/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button