Madiun

Kemenag Kota Madiun Ajukan 500 Guru dan Tenaga Kependidikan Divaksin

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Tidak hanya mereka yang di bawah naungan dindik dan cabdindik, madrasah di bawah naungan Kemenag juga mendapat porsi. Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kemenag Kota Madiun Sigit Harianto menyebut ada sekitar 93 guru madrasah yang dijadwalkan mendapat suntikan vaksin hari ini (4/3). ‘’Secara bertahap kami usulkan ke Dinkes-PPKB Kota Madiun,’’ katanya.

Total yang telah diajukan sebanyak 500 guru dan tenaga kependidikan. Mereka terdiri dari aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN. Apakah seluruhnya mendapatkan suntikan vaksin? Sigit belum dapat memastikan. ‘’Kami hanya sebatas mengusulkan. Sementara 500 itu,’’ ujarnya.

Total guru dan tenaga kependidikan madrasah se-Kota Madiun per 2 November 2020 mencapai 876 orang. Vaksin tahap ini memang belum menyasar keseluruhan. Sigit berharap, sisanya dijadwalkan kembali pada termin berikutnya. ‘’Intinya ASN dan non-ASN di lingkungan Kemenag semua diusulkan. Mulai guru, tenaga kependidikan, TU, hingga KUA,’’ terangnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Madiun Ahmad Munir menambahkan bahwa vaksinasi bagi guru sangat penting. Itu terkait dengan jaminan kesehatan guru dan siswa. Sekaligus sebagai bagian persiapan PTM. ‘’Dengan guru divaksin, guru akan aman dan murid juga aman,’’ kata Munir. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button