Pacitan

Kembali Nyantri saat Pandemi

Baru Ponpes Al-Fattah Kikil yang Beroperasi

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Kasus Temboro dan Gontor 2 ternyata sulit menjadi pelajaran bagi Pemkab Pacitan. Sebaliknya, mereka justru melonggarkan proses pembelajaran di pondok pesantren (ponpes) kendati potensi penularannya cukup besar. ‘’Sepanjang protokol kesehatan dilakukan, kami tidak melarang ponpes kembali mendatangkan santrinya,’’ kata Ketua TGTP Covid-19 Pacitan Indartato Kamis (16/7).

Namun, bupati Pacitan itu tetap meminta pengurus ponpes memberlakukan ketentuan isolasi. Seperti santri yang datang harus menjalani karantina 14 hari. Mereka juga diharuskan bisa menunjukkan surat keterangan sehat Covid-19.  ‘’Hanya santri dari daerah zona hijau yang diizinkan kembali ke pondok,’’ terangnya.

Sejauh ini baru Ponpes Al-Fattah Kikil di Arjosari yang sudah menerima kembali santrinya. Proses itu sudah buka sejak Jumat lalu (10/7). ‘’Mereka sudah lakukan perencanaan mana yang boleh masuk dan tidak, termasuk penggunaan protokol kesehatan,’’ ujar Indartato. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close