Madiun

Kematian Karena Covid-19 Tinggi dalam Tiga Hari

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Wafatnya Kades Tiron akibat serangan Covid-19 Sabtu lalu (10/7) bukan satu-satunya. Namun, ada 10 pasien lain yang juga kehilangan nyawa di Kabupaten Madiun. Bahkan, dalam tiga hari terakhir mencatat rekor kasus kematian terbanyak harian. Total 34 pasien meninggal dunia. ‘’Angka kasus kematian meningkat beberapa hari terakhir,’’ kata Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun Mashudi, Senin (12/7).

Berdasar catatannya, pada Jumat (9/7) 12 kasus kematian, Sabtu (10/7) 11 kasus, dan kemarin (11/7) 11 kasus. Kasus kematian kemarin tersebar di delapan kecamatan. Tiga kasus di Balerejo dan dua kasus di Jiwan. Masing-masing satu kasus di Dolopo, Geger, Wonoasri, Pilangkenceng, Mejayan, dan Kebonsari. ‘’Kasus kematian harian tiga hari itu termasuk tinggi. Biasanya satu atau dua kasus per hari,’’ ujarnya.

Kumulatif selama pandemi, 324 warga Kabupaten Madiun meninggal dunia lantaran positif Covid-19. Pun terjadi di seluruh kecamatan. Kecamatan Geger menjadi yang tertinggi dengan 64 kasus. Kemudian Dolopo 45 kasus. ‘’Yang terendah Kare tiga kasus dan Gemarang lima kasus,’’ ungkap Mashudi.

Lonjakan kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Kasus positif aktif pun terus bertambah. Per kemarin terdapat 262 kasus positif aktif. Sebanyak 34 kasus di antaranya menjalani isolasi mandiri. ‘’Secara kumulatif, terdapat 4.995 kasus positif. Sebanyak 4.409 telah sembuh dan 324 meninggal dunia,’’ urainya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button