Magetan

Kekurangan Nakes, Magetan Butuh 59 Relawan Covid-19

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Magetan menghadapi level tiga pandemi korona. Lonjakan kasus konfirmasi saban hari tak hanya direspons membuka Rumah Sakit Darurat (RSD) Ki Mageti. Pemkab setempat juga membuka lowongan relawan untuk memenuhi tingginya kebutuhan tenaga kesehatan (nakes). ‘’Kami harapkan dapat meringankan beban tugas para nakes,’’ kata Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Magetan Iswahjudi Yulianto, Sabtu (10/7).

Rekrutmen relawan dibuka pemkab mulai pekan lalu. Ada 59 lowongan dibuka. Terbanyak perawat dengan 19 formasi. Analis kesehatan dibutuhkan empat orang, sementara dokter lima orang. Batas penyerahan berkas paling lambat 14 Juli mendatang. ‘’Target tracing akan dapat diurai seiring penambahan jumlah nakes,’’ jelasnya.

Analis kesehatan dan dokter umum, sebut Yuli, mulai sulit dicari. Padahal, kedua profesi itu sangat dibutuhkan dalam situasi pandemi seperti sekarang, selain perawat yang perannya sangat vital. ‘’Urgently needed atau sangat dibutuhkan,’’ ungkapnya.

Selain nakes, relawan juga dibutuhkan untuk mengurai tugas-tugas perawatan pasien isolasi. Terdapat formasi tenaga pramusaji, laundry, transporter, hingga cleaning service. Mereka akan ditugaskan di RSUD, RSD Ki Mageti, atau fasilitas karantina lainnya. ‘’Khusus dokter dan perawat akan di bawah naungan RSUD dr Sayidiman. Sementara tenaga analis kesehatan bisa dibagi di RSUD dan labkesda,’’ terang Yuli. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button