Ngawi

Kekeringan Landa Desa Bringin dan Sumberbening, Warga Terpaksa Minum Air Sendang

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Kemarau warga Desa Bringin dan Sumberbening, Bringin, Ngawi. Sedikitnya 400 warga di dua desa itu kesulitan mendapatkan air bersih dalam empat bulan terakhir. Permohonan penyaluran air urung ditindaklanjuti pemkab lantaran akses jalan sedang dalam perbaikan.

Tak pelak, ratusan warga menjadi kerepotan. Sebab, untuk kebutuhan sehari-hari mengandalkan air dari sendang. Satu-satunya sumber mata air di Dusun Boan, Bringin. Bahkan, sejumlah warga harus menempuh jarak 500 meter hingga satu kilometer untuk menuju lokasi. ‘’Ada yang naik motor, ada yang jalan kaki,’’ kata Sunaryo, salah seorang warga Dusun Boan, Selasa (5/10).

Sunaryo mengungkapkan, sumur warga sudah tidak mengeluarkan air sejak Juli lalu. Mereka mengambil air dari sumur di dekat sendang untuk kebutuhan masak, mencuci, dan minuman hewan ternak. Dalam sehari bisa bolak-balik hingga empat kali. Atau setidaknya dapat membawa pulang air di dalam dua jeriken berukuran 25 liter.

Sebagian warga memanfaatkan sendang untuk mandi. Kendati airnya bening, namun warga tetap waswas. ‘’Kalau air sumber ini mengering, harus ke sumber lain di kawasan hutan yang jaraknya lebih jauh lagi,’’ ungkap Sunaryo.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Teguh Puryadi membenarkan kendala macetnya distribusi air bersih. Ruas jalan sepanjang 100 meter menuju dusun itu diperbaiki. Sehingga truk tangki tidak bisa melintas. ‘’Kalau sudah selesai, air bersih langsung didistribusikan,’’ ujarnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button