Ngawi

Kejari Periksa Lagi Seorang Tersangka Kasus Dana Agrobisnis

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Proses penanganan kasus dugaan korupsi penyimpangan bantuan dana bergulir sektoral untuk agrobisnis dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) terus dikebut.

Setelah menetapkan dua tersangka, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi kini tengah berusaha melengkapi berkas penyidikan perkara tersebut sebelum disidangkan. ‘’Sebentar lagi selesai,’’ kata Kasi Pidsus Kejari Ngawi Anjar Satrio Selasa (30/7).

Saat ditanya mengenai perkembangan penanganan kasus itu, Anjar mengaku pihaknya telah memeriksa kembali satu dari dua tersangka yang telah ditetapkan tersebut. Yakni, ketua Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sumber Rejeki berinisial S. Pemeriksaan itu dilakukan Senin lalu (29/7) dan berlangsung sekitar tiga jam. ‘’Kami mintai keterangan tambahan sebelum masuk persidangan,’’ ujarnya.

Sebelum masuk proses persidangan, lanjut dia, pihaknya bakal melakukan penyegelan serta penyitaan aset milik kedua tersangka. Namun, Anjar belum bisa memastikan kapan proses tersebut dilakukan. ‘’Nanti kalau semuanya sudah siap pasti akan kami sampaikan informasinya,’’ janjinya.

Sekadar diketahui, kasus dugaan korupsi penyimpangan bantuan dana bergulir dari Kemenkop-UKM di Ngawi menyeret dua pengurus KSP sebagai tersangka. Selain S, ada P, pengurus KSP Rukun Agawe Santosa (RAS). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pada 23 Juli lalu. S dan P disangkakan melanggar pasal 2 juncto pasal 3 Undang-Undang Tipdikor dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button