Pacitan

Kejari Pacitan Endus Rasuah Proyek Jembatan Gegeran

‘’Ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi di lapangan itu yang sedang kami tindak lanjuti.’’ Adji Ariono, Kajari Pacitan

PACITAN,  Jawa Pos Radar Pacitan – Diam-diam Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan mengendus praktik rasuah di Desa Gegeran, Arjosari. Sebanyak 23 orang sudah dimintai keterangan berdasar surat perintah penyidikan (sprindik) per 12 November lalu. ‘’Ada pembangunan jembatan yang tidak sesuai perencanaan, RAB (rencana anggaran belanja, Red) dan gambar,’’ kata Kepala Kejari Pacitan Adji Ariono Senin (9/12).

Pihaknya menemukan ketidakberesan pembangunan jembatan di Dusun Krajan Kulon desa setempat. Menurut dia, wujud jembatan tidak jelas. Kendati terdapat beberapa sisa bangunan yang masih ada. Kejaksaan menemukan kejanggalan. Keberadaan jembatan tidak dapat dipertanggungjawabkan setalah diselidiki. Pembangunan tidak sesuai rencana. ‘’Ketidaksesuaian antara rencana dengan kondisi di lapangan itu yang sedang kami tindak lanjuti,’’ ungkapnya.

Adji menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut menggunakan dana desa (DD) tahun anggaran 2016/2017. Alokasi anggarannya Rp 428 juta. Saat ini diduga terjadi tindak pidana korupsi. Pun menemukan tersangkanya. Prosesnya masuk penyidikan. Sebanyak 23 orang dimintai keterangan mulai dari pekerja, warga, perangkat desa, sampai pendamping. ‘’Kemungkinan jumlah yang nanti diperiksa bertambah, mengingat penggunaan DD yang swakelola,’’ ujarnya.

Pihaknya tak mau buru-buru. Sebab, setiap tahapan hukum mesti dipastikan dengan kroscek yang sungguh-sungguh. Seberapa persen jomplangnya kondisi jembatan di lapangan dengan perencanaan atau memang tidak digarap masih terus ditelisik. Pun upaya untuk memastikan itu mempertimbangkan bencana beberapa tahun lalu. ‘’Belum bisa ditentukan modusnya, dana dipotong atau kemungkinan lain. Masih ditindaklanjuti,‘’ pungkasnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close