Magetan

Kejari Magetan Tagih Laporan Instansi Penyalur Bansos

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) diteropong Korps Adhyaksa. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan tak ingin bantuan yang ditujukan untuk warga terdampak pandemi Covid-19 itu diselewengkan. ‘’Jangan sampai ada warga yang seharusnya berhak, tapi tidak menerima,’’ kata Kasi Intel Kejari Magetan Antonius, Jumat (30/7).

Wajar bila kejari memonitor penyaluran setiap bansos. Pasalnya, nominal anggaran dan jumlah penerimanya begitu masif. Bantuan sosial tunai (BST), misalnya. Anggaran yang digelontor dari pusat mencapai Rp 14,2 miliar dengan jumlah sasaran 23.669 keluarga penerima manfaat (KPM). Pun dengan bantuan pangan nontunai (BPNT) yang jumlah penerimanya 51.563 KPM di Magetan.

Itu belum termasuk sederet bantuan dari APBD maupun dana desa (DD). Menurut Antonius, program bantuan yang berjibun tersebut wajib diawasi penyalurannya. ‘’Kami selalu minta laporan pertanggungjawaban kepada instansi terkait, di setiap tahapan,’’ tegas Antonius. (mg5/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button