Magetan

Kejar Target Akhir Tahun, DPMD Magetan Buka Pintu Konsultasi

207 Desa Belum Tetapkan APBDes

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – 2019 tinggal lima hari lagi. Tak satu pun dari desa di Magetan yang telah menetapkan APBDes. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Magetan tetap menargetkan 207 desa merampungkan penetapan anggaran sebelum pergantian tahun. ‘’Sampai hari ini masih belum ada yang menetapkan. Tapi sudah kami minta untuk percepatan sampai 31 Desember nanti,’’ kata Kepala DPMD Magetan Eko Muryanto.

Diakui Eko, saat ini pemdes masih melakukan banyak penyesuaian terhadap perubahan aturan. Terutama bagi kades baru dan kades yang pernah menjabat beberapa periode sebelumnya. DPMD harus mengasistensi dan memberikan pendampingan khusus. ‘’Ternyata memang butuh pembinaan berkelanjutan,’’ ujar mantan kepala Bakesbangpol Magetan itu.

Eko bahkan sudah menyebar nomor teleponnya dan nomor para kabidnya jika ada kades yang ingin berkonsultasi. Guna mengurai kebingungan dalam penyusunan anggaran desa. ‘’Mau datang ke kantor kami silakan. Mau mengundang, kami pun siap datang,’’ ucapnya.

Kamis malam (26/12) Eko menghadiri pertemuan di Desa Kuwon untuk konsultasi. Undangan itu tak hanya terbatas di tingkat desa, namun bisa tingkat kecamatan agar efektif. Mengingat sisa waktu yang dimiliki pemdes untuk menetapkan APBDes itu tak banyak. Mereka juga butuh berkonsolidasi dengan BPD dan lembaga terkait di desa. sebelum APBDes dievaluasi oleh pihak kecamatan. ‘’Mau per desa, mau per kecamatan, kami layani. Supaya roda pemerintahan desa tetap berjalan,’’ tutur alumnus STPDN angkatan 05 itu.

Treatment khusus itu juga diberikan kepada kades yang sudah tiga periode berkuasa. Mindset kades sebagai raja kecil di desa sekarang juga harus diubah menjadi pelayan masyarakat. Itu sesuai arahan Bupati Magetan Suprawoto. Bukan raja yang harus dilayani masyarakat. ‘’Kami meminta para kades cepat menyesuaikan,’’ katanya.

Agar penetapan APBDes berjalan sesuai perencanaan, Eko sudah mengumpulkan para kades Kamis (26/12). Pun, dengan sekdes dan bendahara masing-masing desa selama tiga hari berturut-turut. Sehingga, ketiga unsur pemdes itu bisa klop. Pasalnya, selain dikejar penetapan APBDes, pemdes juga harus menyiapkan RPJMDes. Namun, masih longgar waktunya hingga Maret mendatang. ‘’Penetapan APBDes ini sambil berjalan menyusun RPJMDes,’’ ujarnya. (bel/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button