Madiun

Kejar-kejaran Polisi dan Kawanan Pencuri

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pelaku kejahatan kian nekat. Contohnya, kawanan maling yang beraksi di Desa Morang, Kare, Selasa (27/4). Hingga terjadi kejar-kejaran antara polisi dan penjahat bak film action. ‘’Pengejaran kami kehilangan jejak,’’ kata Kapolsek Kare AKP Suprapto Rabu (28/4).

Upaya polisi mengejar empat pelaku bermobil itu dilakukan setelah menerima laporan dari korban. Namun, kawanan itu begitu licin sehingga bisa meloloskan diri. Aksi pencurian itu menyasar toko mebel milik Marsono di desa setempat. ‘’Awalnya korban sama sekali tidak curiga dengan kedatangan empat penjahat itu,’’ ujarnya.

Marsono mengira mereka calon pembeli biasa. Melihat sejumlah perabot rumah tangga seperti meja atau kursi. Namun, setelah mereka pergi, korban baru sadar uang tunai Rp 10 juta di dalam tasnya raib. ‘’Berdasarkan pengakuan korban, pencurinya empat orang. Dua laki-laki dan dua perempuan,’’ jelas Kapolsek.

Saat kejadian korban tidak sadar menjadi target aksi panjang tangan yang kemungkinan besar sudah direncanakan itu. Korban seperti orang kena hipnotis. Namun, tidak berselang lama setelah empat orang itu meninggalkan tokonya, korban sadar kemalingan. ‘’Pemilik mebel langsung lapor ke bhabinkamtibmas, kemudian diteruskan ke anggota yang sedang patroli dan langsung dilakukan pengejaran,’’ ungkap Suprapto.

Selain rentang waktu yang belum terlalu lama, pengejaran dilakukan lantaran ciri-ciri kendaraan yang dipakai kawanan itu juga diingat korban. Yakni, Daihatsu Sigra abu-abu. Bahkan, anak buah Suprapto yang sedang patroli segera putar balik setelah menerima laporan. Petugas sempat berpapasan dengan mobil sesuai ciri-ciri itu di kawasan Pasar Gondosuli, Kare. Mobil itu melaju ke arah Madiun. ‘’Selain mengejar, kami juga koordinasi dengan Polsek Wungu untuk menghadang di bawah,’’ terangnya.

Tampaknya empat penjahat itu sudah hafal medan. Upaya petugas Polsek Kare maupun Polsek Wungu pun nihil hasil. ‘’Mereka ngebut dan menerobos traffic light sehingga kehilangan jejak di wilayah Kota Madiun, kawasan Pasar Sleko,’’ ungkap Suprapto sembari menyebut nopol Daihatsu Sigra abu-abu itu telah dikantongi.

Pencarian komplotan pencuri itu terus dilakukan dengan penyelidikan lebih lanjut. Satreskrim Polres Madiun dipastikan juga bakal turun lapangan untuk memburu para pelaku. ‘’Kasus ini kemudian ditangani Polres Madiun, bersamaan dengan laporan (resmi) yang juga dibuat korban di polres,’’ tuturnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button