Pacitan

Kejar Deadline Proyek Jembatan Gegeran Tahap II, Pekerja Ditambah

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan minta kontraktor pelaksana proyek Jembatan Gegeran menambah pekerja. Tujuannya untuk mengejar keterlambatan progres pekerjaan. Sebelumnya hanya dua regu yang terdiri 14 orang. ‘’Sekarang ditambah dua kali lipat,’’ kata Kabid Bina Marga DPUPR Pacitan Muhammad Muslih Jumat (25/10).

Kontraktor pun diminta menambah jam kerja. Pihaknya ingin pekerjaan tahap kedua itu selesai sesuai jadwal, 13 Desember mendatang. Sedangkan saat ini progresnya terlambat sekitar dua persen. Meski kecil, bisa bertambah seiring datangnya musim penghujan. ‘’Kami khawatir karena lokasinya di aliran sungai,’’ ujarnya.

Muslih menambahkan, pekerjaan tahap kedua meliputi lima pilar dan abutment. Saat ini pekerjaan jembatan mulai meninggalkan fondasi pilar. ‘’Pekerjaan sudah mulai naik,’’ tuturnya.

Muslih menyebut, Jembatan Gegeran merupakan proyek multiyears. Tahap pertama 2018 lalu. Meliputi pembuatan fondasi bore pile dengan anggaran Rp 1,9 miliar. Sedangkan tahun ini tahap kedua dengan anggaran Rp 2,3 miliar. Pekerjaan tahap III berupa pemasangan balok girder. ‘’Harapannya 2020 bisa dikerjakan,’’ ucapnya.

Saat ini pihaknya mengajukan anggaran. Untuk pemasangan balok girder anggarannya Rp 3 miliar sampai Rp 4 miliar. ‘’Saat ini masih proses pembahasan anggaran,’’ jelas Muslih. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button