MejayanPeristiwa

Kecelakaan Kerja atau Pembunuhan?

MADIUN – Polisi terus berupaya menguak kematian Kristanto Saputro, pekerja lepas pabrik gula (PG) Pagotan. Hingga kemarin (28/8) belum diketahui penyebab tewasnya warga Desa Jatisari, Geger, dengan luka memar dan babras di bagian belakang tubuhnya itu. Karena itu, Sat Reskrim Polres Madiun terus mengumpulkan saksi untuk menemukan petunjuk tambahan. ‘’Hari ini (kemarin, Red) ada tiga saksi yang dimintai keterangannya. Total tujuh saksi,’’ kata Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Ngadiman Rahyudi.

Ngadiman menyebut dua di antara tiga saksi anyar itu dari pihak pabrik. Mereka sekuriti dan mandor sif kerja malam. Keduanya diperiksa lantaran berada di kompleks pabrik di malam ketika Kasnan –sapaan korban– meregang. Pihaknya ingin mendalami situasi dan kondisi tempat kejadian perkara (TKP) sebelum korban terbujur kaku di atas tumpukan ampas tebu. ‘’Sebelumnya yang diperiksa tiga teman sif kerja dan pengemudi traktor,’’ ujarnya kepada Radar Mejayan.

Satu saksi baru lainnya adalah teman dekat yang biasa keluar dengan korban. Penyidik mengorek informasi terkait permasalahan yang belakangan dialami pekerja bujang 23 tahun itu. Di luar saksi yang dipanggil, polisi memperoleh informasi Kasnan belum sempat pulang ke rumah sejak keluar pukul 09.00 hingga jadwal masuk kerja pabrik pukul 21.30. ‘’Keterangan itu disampaikan ibu korban,’’ ungkapnya.

Bagaimana kesaksian mereka? Ngadiman enggan membeberkan materi penyelidikan lebih lanjut. Sejauh ini masih terus dilakukan pendalaman. Juga, belum dapat ditarik kesimpulan apakah korban meninggal akibat kecelakaan kerja atau pembunuhan. Semua asumsi berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi. Selain mendalami keterangan saksi, sat reskrim juga masih menunggu hasil visum et repertum dari RSUD dr Soedono. Biasanya keluar sepekan. Meski sebatas pemeriksaan luar, Ngadiman yakin hasilnya cukup dijadikan penguat barang bukti. Sebab, tidak menutup kemungkinan dokter menemukan luka tambahan dari tubuh korban. Nah, hasil visum itu akan dikaitkan dengan keterangan saksi dan hasil olah TKP. ‘’Tinggal nanti hasil gelar perkara mengarahnya ke mana (penyebab kematian korban, Red),’’ tandasnya. (cor/c1/fin)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button