Magetan

Kecanduan Game, Dua Bulan Tak Sekolah

Diduga akibat Kurang Kasih Sayang Orang Tua

MAGETAN, Radar Magetan – And, warga Desa Banjarpanjang, Ngariboyo, Magetan, sudah dua bulan tidak sekolah. Bocah 12 tahun itu enggan bersekolah lantaran kecanduan game online. Pun, saat siang lebih banyak tidur. ‘’Kalau main (game online) kadang sampai jam 03.00,’’ ungkap Mariman, kakeknya, Selasa (19/11).

Mariman mengaku sudah meminta bantuan tetangga dan pihak sekolah untuk membujuk And agar mau bersekolah. Pun, wali kelas di sekolahnya sudah beberapa kali datang ke rumah. Namun, And bergeming. Siswa kelas VI SD itu masih kerap bermain game menggunakan ponsel pemberian orang tuanya yang kini tinggal di Kalimantan. ‘’Orang tuanya juga sudah saya minta untuk kembali sejenak,’’ katanya.

Diana Kurun Ain, bidan desa setempat, mengaku sempat memeriksa kondisi And. Dia menyebut, perilaku bocah itu sudah tidak wajar, meski tidak menutup diri dari pergaulan dengan kawan-kawannya. ‘’Kondisi psikologisnya sepertinya sudah terganggu dan butuh penanganan spesialis kejiwaan,’’ kata Diana.

Dia menduga And kurang kasih sayang orang tua lantaran tinggal terpisah pulau. Akibatnya, bocah itu memilih melampiaskan kekecewaannya dengan bermain game tanpa memandang waktu.

Diana khawatir, kondisi kesehatan And kelak juga terganggu akibat pola tidur yang tidak normal. ‘’Dukungan dari orang tua sangat penting agar dia (And, Red) mau sekolah lagi,’’ ujarnya. (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close