Madiun

Kebutuhan Hewan Kurban Diprediksi Naik

Dampak Batalnya Ibadah Haji 2020

MADIUN, Radar Caruban – Peringatan Idul Adha kali ini bakal berbeda dari sebelumnya. Itu bertalian erat dengan batalnya pelaksanaan ibadah haji akibat Covid-19. Di Kabupaten Madiun, diprediksi jumlah penyembelihan hewan kurban bakal meningkat. ‘’Kemungkinan besar seperti itu, calon jamaah haji akan berkurban di rumah,’’ kata Kabid Peternakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun Estu Dwi Waluyani Senin (19/7).

Berapa peningkatan jumlah hewan kurban belum dapat dipastikan. Namun, pihaknya menaksir akan terjadi peningkatan menilik faktor tiadanya ibadah haji tahun ini. Diketahui, kebutuhan sapi untuk kurban tahun lalu sebanyak 1.500 ekor dan kambing 12.491 ekor. ‘’Prediksi tahun ini akan meningkat. Kebutuhan sapi 1.700 dan kebutuhan kambing 13.500,’’ urainya.

Potensi peningkatan terimbangi ketersediaan hewan ternak. DKPP mendata 63.814 ekor sapi di Kabupaten Madiun. Terbanyak di Kecamatan Saradan dengan 11.330 ekor. Perinciannya, 9.676 ekor sapi betina dan sisanya jantan. ‘’Mengingat kebutuhan tahun lalu serta tidak haji tahun ini, hewan ternak masih mencukupi untuk kebutuhan Idul Adha,’’ ujar Estu.

Sementara, data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Madiun terdapat 416 calon jamaah haji (CJH) tahun ini. Mereka mesti menunda niat menunaikan ibadah haji. Penyebabnya tak lain akibat pandemi Covid-19 yang membuat pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah warga yang hendak masuk negara tersebut. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close